TERNATE – Untuk pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di lingkup Pemkot Ternate di masa pandemi ini, masih akan dikaji. Sebab, salah satu syarat untuk membayar TPP adalah kehadiran pegawai, sementara masa pandemi seluruh ASN bekerja dari rumah.
“Jadi sementara dikaji, kemarin Work Fork Home (WFH), karena TPP itu kinerja untuk bekerja di kantor,” jelas Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya, Selasa (9/6). Dikatakannya, TPP saat ini lagi dikaji oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyangkut dengan kinerja, apakah diberikan full atau diberikan sesuai dengan tingkat kehadiran. “Karena kalau dibayar sesuai dengan tingkat kehadiran, itu karena ada passing grade yang dihitung,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini prosesnya masih dalam finalisasi refocusing, jadi pihaknya mempriotaskan refocusing. Pasalnya, dana transfer sudah terpangkas 10 persen. “Memang TPP biasanya kita bayar dua bulan atau tiga bulan, di bayar satu kali. Ini masih fokus pembayaran gaji, setelah itu baru dibayar perlahan – lahan,” ucapnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

