TERNATE – Ketua DPRD Maluku Utara (Malut) inisial KD atau Kuntu Daud dan anggota DPRD lainnya SP alias Safi Pauwah Positif Covid-19.
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Malut, dr. Alwia Assagaf dalam konferensi pers, Kamis (25/6) membenarkan hal itu. “Memang betul ada Ketua DPRD dengan inisial KD dengan salah satu anggota DPRD inisial SP, sekarang menurut laporan dari Kota Ternate, mereka melakukan isolasi mandiri di rumah,” jelas juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Provinsi Malut, dr. Alwia Assagaf.
Keduanya tercatat terinveksi virus corona pada Rabu (24/6) bersama 96 orang lainnya. 96 orang dengan sebaran terbanyak ada di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara (Halut). Sedangkan yang paling sedikit berasal dari Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Pulau Morotai dan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).
dr. Alwia Assagaf menjelaskan, data pada rabu (24/06) dari hasil pemeriksaan melalui Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 47 spesimen (41 orang), untuk orang 26 follow up dan 15 diagnosa. Kemudian melalui Polymerase Chain Reaction (PCR) BTKL Manado diperiksa 80 spesimen (44 orang), untuk diagnosis 41 orang, untuk follow up 3 orang, melalui PCR BBLK Makassar diperiksa 219 spesimen (58 orang) untuk diagnosis 58 orang dan pemeriksaan melalui PCR laboratorium klinik Prodia Ternate diperiksa 21 spesimen (21 orang) orang, untuk diagnosis 19 orang, untuk follow up 2 orang.
Menunjukan hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif melalui TCM di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 15 orang, PCR BBLK Makassar makassar 42 orang, PCR BTKL Manado 28 orang, dan PCR Prodia Ternate 11 orang. “Maka total positif hari ini sebanyak 96 orang, dengan sebaran 39 orang dari Tikep, 32 orang dari Ternate, 20 orang dari Halut, 2 orang dari Halbar, 2 orang dari Pulau Morotai dan 1 orang dari Halsel,” katanya.
Menurut dia, ada 6 pasien yang dinyatakan sembuh, 4 pasien diantaranya asal Ternate dan 1 pasien dari Halteng dan Halbar, mereka dinyatakan sembuh setelah melakukan pemeriksaan follow up melalui TCM RSUD Chasan Boesoirie dengan hasil negatif kedua.
4 pasien asal Ternate yang dinyatakan sembuh itu adalah pasien kasus 18 (HH), kasus 82 (RR), kasus 85 (MF), kasus 133 (HM), kemudian 1 orang asal Halteng yakni pasien kasus 78 (MB) dan 1 pasien asal Halbar yakni pasien kasus 191 (AH). Sehingga ada 88 orang yang dinyatakan telah sembuh dari virus yang pertama kali menyerang Wuhan, Tiongkok itu. Disisi lain, ada 26 orang yang meninggal akibat virus tersebut.
Sementara untuk pemeriksaan rapid test, menurutnya telah dilaksanakan kepada 8.632 orang, dan didapatkan hasil 827 orang reaktif yaitu 530 OTG, 94 ODP, 61 PDP dan 142 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit. Sedangkan 7.805 orang dengan hasil rapid test non reaktif. “ Pada saat ini yang sementara dirawat di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 38 orang diantaranya 30 kasus positif covid-19, 5 ODP dan 3 PDP. Dan yang sedang menjalankan karantina di sahid hotel sebanyak 71 orang dengan rincian 65 pasien terkonfirmasi positif, 3 ODP, 3 PDP,” jelasnya. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

