DPRD Pantas Disebut Amfibi

Konferensi Pers yang dilakukan 3 fraksi

WEDA – Tampaknya hubungan DPRD khususnya tiga fraksi dengan Pemkab Halteng, dalam hal ini Bupati Edi Langkara mulai tidak mesra lagi. Ini karena pernyataan Edi Langkara selaku Wasekjen DPP Golkar yang mengatakan anggota DPRD adalah Amfibi membuat tiga fraksi di DPRD geram dan emosi.

Menurut Wasekjen DPP Partai Golkar itu, apa yang ia sebut anggota DPRD sebagai Amfibi memang satu hal yang pantas. “Kalau mereka (DPRD) mengaku tersinggung, justeru saya lebih tersinggung. Ngoni deng saya bicara lain tapi akhirnya biking lain,” tegas Edi.

Baginya, proses usulan Pimpinan DPRD Halteng adalah masalah internal yang sejauh ini dirinya berupaya agar menstabilkan kondisi yang terjadi. “Bagi saya internal partai berjalan stabil dulu baru proses usulan pimpinan DPRD dilakukan. Dan selama partai ini belum stabil, pengurus fraksi posisinya tetap sesuai keputusan awal,” akunya.

Olehnya, sebagai politisi Golkar dan orang yang tertua di partai tersebut, berkewajiban membenahi itu. Bahkan langkah pertemuan dengan seluruh fraksi termasuk Sakir Hi. Ahmad sudah dilakukan. “Jadi saya kira teman-teman itu tidak perlu mencampuri urusan partai,” akunya.

Dia mengaku, apa yang disampaikan anggota DPRD yang tergabung dalam tiga fraksi yang dialamatkan kepadanya selaku bupati adalah sesuatu yang agak keliru. Sebab apa yang disampaikan saat itu, kapasitasnya sebagai Wasekjen DPP Partai Golkar, bukan sebagai Bupati. “ Jadi apa yang saya sampaikan itu sesuai kapasitas saya sebagai Wasekjen DPP Golkar, bukan sebagai bupati, ini yang mereka tidak paham,” ucapnya..

Terkait sikap tiga fraksi DPRD Halteng itu, Edi mengaku apa yang mereka (DPRD) tahu terhadap dirinya, maka dia pun lebih tahu terhadap mereka. “Jadi apa yang mereka tahu kepada saya, saya juga lebih tahu mereka,” tegasnya.

Dia menganggap hal tersebut adalah suatu dinamika yang biasa saja. “Ini dinamika yang biasa saja,” ujarnya. (udy)

Berita Terkait