DARUBA – Pondok Pesantren Nurussabah Desa Usbar Pantai Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar), yang berdiri sejak tahun 2013 hingga kini belum mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai.
Ketua Yayasan Nurussabah, Alfatah Sibua kepada wartawan menuturkan pasentren yang memiliki 264 santri tersebut, masih banyak kekurangan terutama soal fasilitas berupa ruang belajar, asrama maupun pendukung lainnya. Hal ini kiranya bisa menjadi perhatian dari Pemda Kabupaten Pulau Morotai.
“Kita butuh sentuhan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Pulau Morotai, namun yang jelas pondok sebagai penampung anak-anak yatim dan anak yang kekurangan membutuhkan sentuhan Pemerintah baik itu fisik berupa bangunan maupun operasional,” ucap Alfatah Sibua melalui sambungan telepon, Rabu (5/8).
Secara terpisah pengelola Pasantren Nurussabah, Abdul Haris Sibua ketika dihubungi membenarkan bahwa Pesantren yang sudah dikelolanya selama delapan tahun itu belum sedikitpun mendapat bantuan dari Pemda Morotai.
Bantuan yang biasa diterima Pesantren Nurussabah, menurut Haris, yaitu langsung dari pemerintah pusat.
“Kekurangan itu pertama akses jalan untuk anak-anak, dan pondok itu berada di daerah rawa, jadi kalau musim hujan jadi bumerang buat kita. Ada kala kita dapat bantuan dari pemerintah pusat, tapi sejak tahun 2013 sampai tahun ini belum ada sentuhan dari Pemda Morotai.
Kalau Kemenag Kabupaten Morotai sudah sering berkunjung, Alhamdulilah tahun 2018-2019 kita dibantu dari pemerintah pusat,” beber Abdul Haris Sibua.
Ia menambahkan pihaknya pernah mengundang Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos saat hari santri nasional agar bisa melihat langsung kekurangan pondok, namun Bupati tidak pernah datang.
“Hari santri kita pernah undang dari Pemda, yang datang itu Wakil Bupati, dengan harapan mereka bisa melihat kekurangan di lapangan, cuman dua kali kegiatan yang meriah tetapi Bupati Benny Laos tidak pernah datang mungkin sibuk atau seperti apa,” tuturnya. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

