Warga Fitu Boikot Jalan

Aksi yang dilakukan oleh warga Kelurahan Fitu

TERNATE – Rabu (25/11/20) pagi tadi warga Kelurahan Fitu Kecamatan Kota Ternate Selatan menggelar aksi dan memboikot akses jalan yang melalui kelurahan tersebut.

Aksi ini dilakukan warga sejak pagi hingga siang hari dan mereka mempersoalkan terkait lahan yang kini sudah di tempati oleh pihak Yayasan Muhammadiyah di RT 01/RW 01 kelurahan Fitu, aksi warga ini membuat akses transportasi yang melalui jalur itu terhambat.

Selain boikot jalan warga juga membakar ban bekas di tengah jalan bahkan di pasang spanduk bertuliskan “Muhammadiyah Merampas Tanah Kami”. Koordinator Aksi Risno Wahid mengatakan, sejak tahun 1970-an, lahan yang dimaksud itu dikelola oleh sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perkebunan.  Namun sebelum itu sudah ada perkebunan warga. “Saat itu mereka masuk dan pangkas tanaman dalam kebun. Tapi masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.

Dikatakannya, seiring waktu berjalan  lahan tersebut kemudian diserahkan ke  Pemerintah Provinsi Maluku, ketika pihaknya mengonfirmasi dan di dapat kabar kalau aset itu pada 20 September 2020, telah diserahkan ke Pemprov  Malut.

“Saya tanya ke bagian aset, sejak 2004 mereka tidak pernah hibahkan ke Muhammadiyah,” jelasnya. Menurutnya, sebagai pemilih lahan juga kaget ketika Yayasan Muhammadiyah melakukan pembangunan di lahan tersebut. Dan saat ini warga membutuhkan lahan kuburan.

“Kami pernah menyurat ke pihak yayasan tapi ditolak dengan alasan sedang ada pembangunan pendidikan dan lainnya,” sambungnya. Pihaknya kata dia, meminta agar Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman hadir di hadapan masa aksi, dan menyatakan kesiapannya melakukan mediasi. Sebab, saat ini warga di Kelurahan Fitu membutuhkan lahan untuk lokasi pekuburan. “Karena kami saat ini membutuhkan lokasi kuburan,” pintanya.

Ia menambahkan, terkait sikap mereka dalam aksi ini hanya menginginkan kehadiran Wali Kota Ternate Burhan Abdurrahman untuk melakukan mediasi dengan pihak Muhammadiyah.

Mewakili Pemkot Ternate Kepala Kesbangpol Kota Ternate Abdullah Sadik dan Camat Ternate Selatan yang datang ke lokasi juga tidak mampu menenagkan warga yang melakukan aksi sampai siang tadi.(cim)

Berita Terkait