Petugas Kebersihan Mogok Kerja, Sampah Menumpuk

Tumpukan sampah di salah satu TPS kompleks Kebon Janda Kota Bobong

BOBONG –  Ibukota Kabupaten Pulau Taliabu kini dikelilingi tumpukan sampah akibat petugas petugas kebersihan mogok kerja. Bahkan, tumpukan sampah itu memakan badan jalan.

Amatan Fajar Malut, Senin (06/09/2021) sore kemarin, tumpukan sampah sejak ke badan jalan belum juga diangkut sejak beberapa pekan ini.  Pengendara harus hati-hati saat melintas karena menghindari tumpukan sampah yang berserakan di badan jalan tersebut , ditambah bau sudah menyengat.

Kondisi ini tentu bertentangan himbauan Bupati Aliong Mus kepada sejumlah pimpinan OPD, pihak untuk bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan stunting yang cukup tinggi di kabupaten itu.

Sampah itu menumpuk akibat petugas sampah mogok lantaran sudah tiga bulan tidak digaji, terhitung satu bulan di tahun 2020, dan dua bulan di tahun 2021 terhitung mulai Juli hingga Agustus.

“Mereka tidak kerja karena terlambat gaji mereka sudah tiga bulan,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pulau Taliabu, Hendro Sudarmono, Senin (06/09/2021) kemarin. Kendati  pria asal Jawa terus berkoordinasi dilakukan kepada para petugas, namun hal tersebut belum berhasil. ” Keluhannya begitu,” ujarnya.

Aksi mogok kerja para petugas kebersihan sampah bukanlah baru kali ini, melainkan sudah terjadi berulang kali dengan pokok permasalahan yang sama.

Kondisi tersebut disebabkan kondisi keuangan daerah yang selalu menjadi alasan dinas karena pencairan anggaran yang tersendat tanpa keterbukaan informasi yang jelas. Akibatnya, selama aksi mogok para petugas sampah, penumpukan sampah yang kerap mengeluarkan bau tak sedap. (bro)

Berita Terkait