TIDORE – Akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, membuat peserta Calon Jamaah Haji (CJH) di Kota Tidore Kepulauan harus ditunda keberangkatannya ke Arab Saudi.
Penundaan keberangkatan bagi CJH ini sudah berlangsung selama dua tahun, yang dimulai sejak 2020 sampai 2021.
Menurut Kepala Bagian Kesra, Kota Tikep, Sahnawi Ahmad, bahwa pada tahun 2022 nanti, jika pemerintah pusat dan Pemerintah Arab Saudi sudah mengizinkan keberangkatan bagi peserta CJH, maka kuota CJH untuk tahun 2020 yang akan diprioritaskan lebih dulu, sementara untuk Kuota CJH 2021 akan kembali dijadwalkan pada tahun 2023.
“Waktu keberangkatan ini tergantung pemerintah pusat dan pemerintah arab Saudi, sehingga untuk tahun 2022 nanti kami belum bisa pastikan apakah CJH sudah boleh diberangkatkan atau belum,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya.
Kendati demikian, Sahnawi menambahkan terkait dengan kuota keberangkatan peserta CJH ini bisa saja terjadi penambahan, sehingga peserta yang sudah dipersiapkan berangkat pada tahun 2020 sebanyak 150 orang, bisa saja ditambahkan dengan sebagian peserta yang antri pada tahun 2021. (ute)
Keberangkatan Calon Jamaah Haji Tunggu Arahan
TIDORE – Akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, membuat peserta Calon Jamaah Haji (CJH) di Kota Tidore Kepulauan harus ditunda keberangkatannya ke Arab Saudi.
Penundaan keberangkatan bagi CJH ini sudah berlangsung selama dua tahun, yang dimulai sejak 2020 sampai 2021.
Menurut Kepala Bagian Kesra, Kota Tikep, Sahnawi Ahmad, bahwa pada tahun 2022 nanti, jika pemerintah pusat dan Pemerintah Arab Saudi sudah mengizinkan keberangkatan bagi peserta CJH, maka kuota CJH untuk tahun 2020 yang akan diprioritaskan lebih dulu, sementara untuk Kuota CJH 2021 akan kembali dijadwalkan pada tahun 2023.
“Waktu keberangkatan ini tergantung pemerintah pusat dan pemerinta arab Saudi, sehingga untuk tahun 2022 nanti kami belum bisa pastikan apakah CJH sudah boleh diberangkatkan atau belum,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya.
Kendati demikian, Sahnawi menambahkan terkait dengan kuota keberangkatan peserta CJH ini bisa saja terjadi penambahan, sehingga peserta yang sudah dipersiapkan berangkat pada tahun 2020 sebanyak 150 orang, bisa saja ditambahkan dengan sebagian peserta yang antri pada tahun 2021. (ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

