WEDA – Warga Desa Nurweda, Kecamatan Weda, mempunyai cara tersendiri dalam melayangkan aksi protes kepada Pemkab Halteng, terhadap kerusakan jalan raya di sekitar desa tersebut, dengan cara menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang. Seorang warga setempat mengatakan, jalan yang rusak ini sudah cukup lama, tapi tak diperhatikan dan diperbaiki.
Kata dia, akhir Juni lalu, Dinas PUPR berjanji akan memperbaiki sejumlah jalan yang rusak di Weda, namun hingga saat ini ruas jalan yang berada di pusat kota Weda itu, tak kunjung diperbaiki. Sebelum warga menanam pohon pisang, warga telah berupaya menutup lubang tersebut dengan material timbunan, hanya saja saat hujan dan sering dilalui kendaraan jalan tersebut kembali berlubang.
“Karena tak kunjung diperbaiki, mendingan tanam pohon pisang biar pengguna jalan yang melewati jalan raya ini pelan-pelan sambil menikmati pemandangan pohon pisang di tengah jalan,” ujarnya. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

