Anggota DPRD Morotai Mulai ‘Malas’ Berkantor

DPRD Pulau Morotai

DARUBA – Dalam dua bulan terakhir, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai mulai malas berkantor. Pantauan awak media, dari 20 anggota DPRD di Morotai, hanya 2 sampai 5 orang saja yang sering terlihat berada di kantor disaat jam kerja.

Sebagaimana amatan Fajar Malut, Selasa (5/10/2021), pada pukul 11.39 WIT, hanya terlihat empat anggota DPRD yang berkantor, mereka diantaranya Ketua Bapemperda Irwan Soleman dan Suaib Hi Kamel, Ketua Fraksi GAN Ruslan Ahmad dan Richard Samatara. Sementara, anggota DPRD lainnya tidak terlihat.

Padahal, ada banyak hal yang harus dilakukan para legislator sebagai tugas pokok dan fungsi pengawasan yang dimiliki. Ketua Bapemperda DPRD Morotai, Irwan Soleman, ketika dikonfirmasi juga membenarkan jika ada anggota DPRD Morotai yang malas berkantor selama kurang lebih dua bulan.

“Soal kehadiran anggota DPRD, memang dua bulan terakhir anggota DPRD jarang berkantor itu saya tidak menafikan karena itu fakta. Mungkin saja, berkaitan dengan soal-soal pendapatan anggota DPRD di Morotai ini yang mulai kurang, karena pemerintah daerah menghilangkan hak anggota  DPRD kurang lebih Rp23 juta. Sehingga ini juga faktor  mempengaruhi anggota DPRD jarang berkantor,” katanya kepada awak media. Ia pun menghimbau sesama anggota DPRD lain walaupun hak telah dikebiri oleh pemerintah daerah, sebagai anggota DPRD setidaknya harus berkantor.

“Karena ada masyarakat membutuhkan kita dalam menyuarakan masalah, saya berharap dengan kondisi yang kita hadapi sama-sama ini harus berkantor, tentu ini berdampak pada proses aspirasi dari masyarakat, kita tahu DPRD ini sebagai tempat menampung aspirasi rakyat, beberapa saat lalu belum sempat dirapatkan soal masalah ini. Tetapi telah disampaikan ketua BK saat berbincang-bincang dengan anggota DPRD bahwa akan dilakukan rapat,” tuntas Irwan. Sampai berita ini diturunkan, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Pulau Morotai, Suhari Lohor, belum berhasil dikonfirmasi. (fay)

Berita Terkait