Proyek Penunjang STQ Diduga Tidak Sesuai Perencanaan

Area pameran Usaha Mikro Kecil Menengah

SOFIFI – Proyek pekerjaan fisik penataan kawasan strategi ibu kota provinsi Maluku Utara (Malut), penyedia sarana area pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dibangun samping kiri Masjid Raya Sofifi, diduga tidak sesuai perencanaan pembangunan.

Berdasarkan data dikantongi,  dari dua bangunan utama pameran produk UMKM, seharusnya satu bangunan menghadap ke barat namun diubah menghadap ke timur, selain itu dalam dokumen perencanaan dibagian timur itu harus disiapkan lahan parkir, namun dalam proses pembangunan tidak dibangun lahan parkiran serta taman.

Amatan sejumlah wartawan di lapangan pada Senin (11/10/2021), bangunan tersebut yang diduga diperuntukkan untuk pameran produk UMKM pada saat pelaksanaan STQ Nasional, namun sampai saat ini bangunan itu belum fungsinya atau belum di tempati para pelaku industri kecil menengah, padahal proyek tersebut menelan anggaran Rp3.9 miliar.

Koordinator GCW Provinsi Maluku Utara Muhidin dikonfirmasi mendesak pada penegak hukum untuk mengusut proyek pembangunan areal pameran UMKM, pasalnya disinyalir tidak sesuai dokumen perencanaan hal ini sangat bertentangan dengan ketentuan yang berlaku. “Dari data yang kami miliki, proyek dengan nilai miliar itu, harusnya dinas pekerjaan umum yang tugasnya pelaksanaan lebih serius dalam mengawasi, sehingga proyek tersebut tidak keluar dari dokumen perencanaan,” singkatnya.

Sementara Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Malut Mirza Ahmad yang juga selaku PPK proyek tersebut saat dikonfirmasi via telpon, tidak respon bahkan pesan konfirmasi yang disampaikan melalui WhatsApp juga belum direspon sampai berita ini diterbitkan. (dex)

Komentar

error: Content is protected !!