TERNATE– Aksi penolakan kepala sekolah baru kini jadi trend di Kota Ternate, usai para kepsek di SD ini di lantik pada Jumat (18/2/2022) pekan kemarin. Bermula dari penolakan orang tua siswa SD Pertiwi 1 Kota Ternate dengan membuat petisi menolak kepsek baru yang di pajang tepat di pintu masuk sekolah.
Aksi serupa di laksanakan Kamis (24/2/2022) oleh orang tua siswa pada SD Negeri 65 Kota Ternate yang ada di kelurahan Jambula Kecamatan Pulau Ternate, orang tua siswa ini menolak Mirna Hi. Umar Pora yang lantik menjabat kepala sekolah baru menggantikan Asmadin. Aksi orang tua siswa ini dengan memajang spanduk dengan nada protes menolak kepsek baru, meski begitu aktifitas sekolah masih sempat berjalan normal pagi tadi.
Fitri salah satu orang tua siswa mengatakan, aksi ini di lakukan oleh orang tua siswa karena mereka tidak menginginkan kepala sekolah sebelumnya di ganti.
“Kenapa harus di ganti padahal kepsek yang lama masih bagus dan punya kepedulian ke siswa,” katanya.
Menurut dia, pihak nya tidak punya kepentingan apapun dalam aksi ini hanya meminta agar kepsek yang lama jangan diganti, dan itu di lakukan atas inisiatif mereka sendiri.
“Kami minta kepsek lama di kembalikan, jika itu tidak di lakukan aksi ini akan terus kami lakukan,” ungkapnya.
Pihaknya meminta, apa yang menjadi tuntutan ini agar segera di tindaklanjuti. “Kami tidak mengganggu aktifitas belajar tapi kami minta batalkan SK kepala sekolah kemarin,” tegasnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

