TIDORE – Sepak terjang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tidore Kepulauan, dibawah kendali Daud Muhammad selaku Kepala Dinas, benar-benar lihai saat melakukan lobi anggaran melalui Pemerintah Pusat, untuk memajukan Kota Tidore Kepulauan.
Hal itu dibuktikan dengan kesuksesannya mendatangkan uang senilai Rp.69 Miliar 50 juta, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk kepentingan pembangunan infrastruktur di Tidore, khususnya pada sektor transportasi perairan laut.
Uang dengan nilai yang cukup fantastis itu, didatangkan Daud Muhammad, dalam kurun waktu dua tahun pada masa kepemimpinan Walikota, Capt. H. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota, Muhammad Sinen di periode kedua ini.
“Pada tahun 2021, itu kami dianggarkan dari pemerintah pusat senilai Rp.29 miliar 750 juta, sementara di tahun 2022 itu senilai Rp.39 miliar 300 juta, sehingga total dalam dua tahun ini kurang lebih 69 Miliar 50 juta, uang ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Tikep, Daud Muhammad saat ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, Rabu, (30/3/22).
Ia menambahkan, sesungguhnya dukungan anggaran di pemerintah pusat sangat banyak, untuk kepentingan pembangunan di daerah, hanya saja, tergantung kelihaian dan inovasi leader dalam menyiapkan program, guna diusulkan ke Kementerian terkait agar dapat diakomodir dalam batang tubuh APBN.
“Kami sampai bisa mendatangkan uang ke Tidore ini, karena pertama, kami melakukan identifikasi pelabuhan yang masuk dalam RIPN, kedua, kami punya data terkait dengan angkut muat penumpang, dan yang ketiga, Tidore merupakan daerah kepulauan, sehingga dapat meyakinkan pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah,” jelasnya.
Olehnya itu, kata Daud, kesiapan data menjadi bagian terpenting untuk bisa mendapatkan kucuran anggaran dari pemerintah pusat. selain itu, perlu juga dilakukan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. (ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

