CJH Diatas 65 Tahun Terancam Gagal Berangkat

Kakanwil Kemenag Malut Sarbin Sehe

SOFIFI –  Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag)  Provinsi Maluku Utara (Malut) kini mulai persiapkan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2022, setelah pemerintah Arab Saudi membuka penyelenggaran ibadah haji.

Namun keberangkat CJH tahun ini prioritas tahun 2020 yang batal berangkat karena pandemic Covid -19.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Malut Sarbin Sehe saat dikonfirmasi baru baru ini mengaku masih menunggu kuota untuk Malut tahun ini.

Kemenag Malut saat ini melakukan kesiapan rapat internal untuk mempersiapkan segala sesuatu yang nanti bisa memudahkan kerja administrasi. “Maluku Utara kita masih menunggu penetapan kuota setelah kuota diberikan pemerintah arab Saudi ke Indonesia, kepastian kelanjutan pemerintah indonesia menetapkan kuota Provinsi,” jelasnya.

Diakui, memang saat ini pihaknya bersyukur pemerintah Arab Saudi membuka ruang untuk melaksanakan  ibadah haji. Dimana ada sebanyak 1 juta umat Islam diundang melaksanakan ibadah haji meski begitu, satu juga itu, 80 persen diperuntukan untuk luar negeri. Namun pemerintah Arab Saudi belum menetapkan kuota.

“Jadi dikasih ruang untuk orang berhaji, tapi kuota sampai saat ini belum, kuota haji misalnya dikasih Indonesia berapa, malaysia berapa, Singapura berapa sampai hari ini belum,” katanya.

Sarbin mengatakan, Kemenag kemungkinan dengan menunggu kuota akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait menyangkut dengan keberangkatan. Pada intinya Maluku Utara siap untuk berangkat melaksanakan ibadah haji.

Dikatakan, keberangkatan diprioritaskan pada CJH tahun 2020 yang belum sempat berangkat karena Malut daftar antrian banyak mulai dari 10 sampai 20 tahun sebanyak 10 ribu lebih CJH.

“Namun kuota kita yang lama tahun 2020  hanya 1.087 orang, apakah kemudian jumlah itu yang dikasih, kita belum tahu,” jelasnya.

Begitu juga dilihat dari sisi umur kalau diambil 65 tahun kebawa, maka yang diberangkatkan hanya usia 65 tahun kabawa.“Hal ini karena memang syarat yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi batas usia 65 tahun yang diperbolehkan melaksanakan ibadah haji tahun ini. Pembatasan pembatasan usia karena  covid -19 masih berlangsung,” ujarnya.(ril)

Berita Terkait