919 Siswa SD di Kota Ternate Ikut Wisuda BTA

Siswa Yang Di Wisuda (Foto Febi)
Siswa Yang Di Wisuda (Foto Febi)

TERNATE- Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) merupakan salah satu program Pemkot Ternate dibidang keagamaan, dimana program ini sudah menghasilkan puluhan ribu siswa yang bisa baca tulis qur’an. Dimana setiap siswa SD di Kota Ternate yang hendak ke jenjang SMP diwajibkan bisa membaca dan menulis al-qur’an dan masuk dalam program mata pelajaran muatan lokal.

Hal ini bertujuan untuk anak-anak sejak dini sudah memahami isi al-qur’an, dan pada Selasa (17/5) kemarin pada tahap pertama Pemkot Ternate berhasil mewisuda 919 orang anak dari kecamatan Ternate Utara, Ternate Barat dan Pulau Hiri, yang dipusatkan di gedung dhuafa center dibuka Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan dihadiri pejabat Pemkot serta ratusan orang tua siswa.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan, wisuda BTA bisa dilaksanakan pada tahun ini meski dalam dua tahun kemarin terkendala dengan pandemi covid19, program BTA ini kata Wali Kota agar anak-anak nantinya dapat terus mencintai al-qur’an, dan bacaannya terus ditingkatkan di rumahnya masing-masing.

Dikatakan Wali Kota, pihaknya memberikan apresiasi kepad guru, orang tua dan guru mengaji di Kota Ternate, bahkan tahun depan nanti menurut Wali Kota, wisuda BTA akan dilakukan dua kali yakni untuk anak kelas V SD dan kelas VI SD.

“Untuk itu saya minta ke Diknas untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pelaksanaan BTA di Kota Ternate dengan melibatkan Kemenag Kota Ternate, persatuan guru mengaji dan pemangku kepentingan lain,” ungkapnya.

Menurut dia, ke depan para guru mengaji di TPQ yang akan menandatangani sertifikat/ijazah para siswa yang di wisuda BTA. “Karena mereka yang lebih mengetahui perkembangan anak dalam membaca al-qur’an,” tandasnya.

Lanjut dia, saat ini dihadapkan dengan pengaruh globalisasi, yang berdampak pada kemerosotan moral bagi generasi muda Islam. Pihaknya juga sangat prihatin, ketika anak-anak muda Islam terpengaruh dengan minuman keras, pergaulan bebas, jauh dari nilai Agama dan melawan orang tua. Dan untuk membentengi hal itu dengan Agama. Cara yang paling ampuh, menurut dia  yakni menghidupkan tradisi budaya maghrib mengaji di lingkungan rumah tangga. Dimana orang tua dan anak-anak hendaknya secara bersama-sama untuk membaca Al-Qur’an setiap hari.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Muslim Gani mengatakan, Kota Ternate merupakan salah satu daerah yang mencanangkan program BTA, hal ini karena Pemkot berkeinginan menjadikan generasi muda khususnya anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang lebih Islami, berakhlak mulai dan bermoral. Dan lanjut dia, penerapan pembelajaran BTA di sekolah dasar sebagai mata pelajaran muatan lokal itu agar anak-anak lebih memahami isi Al-Qur’an.

Menurut Muslim, sejak dua tahun Pemkot tidak melaksanakan wisuda karena pandemi covid19, melanda dunia termasuk Indonesia dan pada tahun ini baru di gelar.

Dimana pelaksanaan wisuda BTA tahun ini kata dia, dibagi dalam empat tahap yakni tahap pertama meliputi wilayah Ternate Utara, Ternate Barat dan Pulau Hiri dengan jumlah peserta 919 orang, tahap kedua meliputi kecamatan Ternate Selatan dan Pulau Ternate dengan jumlah peserta 1.061 orang yang dilaksanakan pada 21 Mei 2022 di waterboom, tahap ketiga meliputi kecamatan Ternate Tengah dengan jumlah peserta 1.078 yang dilaksanakan pada 25 Mei 2022 di gedung Duafa Center, dan tahap keempat meliputi kecamatan Moti dengan jumlah peserta sebanyak 80 orang pada 28 Mei 2022.

“Dengan demikian jumlah keseluruhan peserta wisudawan BTA pada 7 kecamatan sebanyak 3.153 orang,” sebutnya.(cim)

Berita Terkait