TERNATE– Dua orang juru parkir liar yang kerap bereaksi melakukan penagihan retribusi di depan pasar higienis, berhasil diamankan oleh Satpol PP Kota Ternate. Penangkapan, kepada keduanya dilakukan pada Kamis (26/5/2022), masing-masing berinisial MID asal Sanana dan MB asal Makasar.
Kasatpol Kota Ternate Fhandi Tuminah mengatakan, tim satgas parkir liar dari Satpol PP dipimpin Kasi Ketentraman Masyakarat Munir Ali dan Kasi SDA Irsan ini pada pukul 10.00 WIT hendak melakukan patroli wilayah sekitaran pasar barito dan higienis, dan berhasil mengamankan 2 orang juru parkir liar.
Dimana kata Fhandi, keduanya di dapati sedang melakukan kegiatan sebagai juru parkir liar dikawasan depan Pasar Higenis. “Sehingga Tim Satgas melakukan penangkapan kepada para oknum parkir liar tersebut,” katanya.
Keduanya juru parkir liar ini kemduian di amankan ke Pos Satpol untuk dilakukan pembinaan, langkah ini menurut dia, agar juru parkir liar ini tidak mengulangi perbuatannya ,bahkan keduanya juga menandarangi surat pernyataan.
“Informasi ini kami dapat dari warga dan pedagang yang merasa resah dengan oknum juru parkir illegal, yang sering sekali meresahkan para penguna jalan maupun para pedagang mereka kerap melakukan aksi pemaksaan terhadp penguna parkir, dan sering terjadi keributan karena berebutan wilayah parkir. Hal ini yang dilaporkan ke kami sehingga diarahkan personil untuk melakukan penindakan,” tandasnya.
Dia menegaskan, tim dari Sapol PP akan terus melakukan penindakan bila masih ditemukan juru parkir ini beraktifitas, termasuk di wilayah pasar bastiong, sesuai dengan laporan yang di terima kawasan itu juga para juru parkir ini bereaksi.
“Kami berharap pihak Dinas Perhubungan bisa menempatkan personil di titik-titik rawan yang mana sudah ada rambu larang. Kami juga meminta Dinas Perindag untuk segera megosongkan para pelaku usaha di lokasi parkir pasar higenis dan pasar percontohan agar para penguna jasa parkir bisa dengan muda mengunakan parkir. Karna depan pasar higenis susah orang mau parkir karna banyak pedagang asongan maupun pedagang makanan yang sudah berjualan di dalam dengan lapak-lapak jualan,” pintanya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

