TOBELO – Masyarakat di lingkar tambang PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) terus mendapatkan dukungan melalui program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM). Program PPM ini dilakukan juga memberikan manfaat bagi warga lingkar tambang yang lanjut usia di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara lewat kelompok warga yang membuat hasil kerajinan yang bisa menjadi cinderamata di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kao Teluk.
Tim Kinerja Sosial atau Social Performance PT NHM beberapa waktu yang lalu datang menemui para ibu bahkan ada yang sudah nenek-nenek, yang mengelola kegiatan tersebut. Tim SP PT NHM menyebutkan, kegiatan membuat kerajinan tangan tersebut sudah berjalan dua tahun, yaitu sejak tahun 2020.
Ketua Kelompok Kearifan Lokal Min Sasamulare menyebutkan, hasil kerajinan tangan yang dilakukan pihaknya mendapatkan banyak pesanan dari berbagai kalangan masyarakat.
Sementara untuk kerajinan yang dihasilkan ada beberapa macam, seperti “nyiru”, sapu lidi, saringan, tikar dan beberapa jenis alat dapur yang bisa digunakan untuk memasak.
“Pesanan yang paling banyak adalah “nyiru” yang biasanya dipesan dengan nama pemesan,” jelas Min, Rabu (13/07/2022).
Dijelaskannya, pesanan juga datang warga akan menyelenggarakan acara pernikahan atau upacara adat, lokakarya anak-anak sekolah. Bahkan selain menjadi bagian dari sumber pendapatan tersendiri untuk para lansia tersebut, dukungan terhadap kelompok seperti ini juga dapat mempertahankan keberlanjutan kearifan lokal secara turun temurun.
Ia berharap, kedepannya dapat memiliki tempat untuk mengajarkan keterampilan yang dimiliki bagi generasi selanjutnya dan juga dapat dijadikan tempat yang aman untuk penyimpanan bahan-bahan.
Diketahui, tim SP PT NHM terus melakukan upaya pendampingan bagi setiap kelompok usaha di bawah program PPM PTNHM pada masyarakat lingkar tambang untuk terwujudnya masyarakat mandiri dan inovatif. Selain itu, PT NHM juga menawarkan kepada para karyawan dan karyawati PT NHM jika berminat untuk membeli produk kerajinan masyarakat tersebut. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

