TERNATE – Kondisi cuaca ekstrem akibat dari hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara, salah satunya Kota Ternate dalam beberapa hari terakhir ini, harus diwaspadai semua pihak.
Pemkot Ternate menghimbau warga untuk terus berikhtiar dengan kondisi cuaca ekstrem ini, terutama yang menggunakan angkutan laut saat bepergian maupun para nelayan yang hendak melaut, selain itu warga yang bermukim disepanjang bantaran sungai juga diminta untuk terus waspada jika curah hujan tinggi.
Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya menyebut, dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini warga Kota Ternate dihimbau untuk waspada ketika beraktifitas penyebrangan laut.
“Terkait cuaca akhir-akhir ini dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dalam melakukan aktivitas penyeberangan laut,” katanya pada Jumat (15/7/2022).
Waspada ini penting kata Sekda, apalagi dari laporan BMKG Ternate menyebut kalau cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung sampai akhir Juli 2022 nanti pada sebagian besar wilayah Maluku Utara.
“Prediksi BMKG ini harus diwaspadai warga, karena cuaca pancaroba yang biasa disebut ini, selain hujan lebat juga disertai angin kencang. Jadi harus diwaspadai pohon tumbang,” pintanya.
Untuk warga yang bermukim disepanjang bantaran sungai juga diminta untuk tetap waspada, apalagi curah hujan tinggi yang berpotensi terjadi banjir.
“Untuk yang bermukim dilereng gunung juga ikhtiar terhadap tanah longsor, jadi kepada warga kami himbau jika bermukim pada daerah rawan bencana agar bisa mengungsi ke kerabatnya jika cuacanya ekstrim dan membahayakan keselamatan,” tandasnya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

