DARUBA – Sudah memasuki hari ketiga proses pencarian yang dilakukan tim SAR kepada dua nelayan asal Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, yang hilang saat melaut pada Jumat 22 Juli kemarin, belum juga ditemukan.
Namun upaya pencarian masih terus dilakukan tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Basarnas Morotai, Lanal Morotai dan PolAirud. Para nelayan setempat juga ikut membantu melakukan pencarian.
Korpos Unit Siaga SAR Basarnas Pulau Morotai, Marjun Doa, kepada wartawan mengaku proses pencarian oleh tim SAR Gabungan di hari ketiga sudah masuk di perairan Kecamatan Morotai Jaya (Morja).
“Kita sudah sisir di wilayah Tanjung Amerika sampai ke Sopi (Morja), tapi belum ada hasil yang baik,” katanya kepada wartawan, Minggu (24/7/2022).
Menurutnya, pencarian di hari ketiga ini mulai diperluas di kisaran 100-200 Mil dari bibir pantai.
“Hari ini, ada satu armada/body berangkat dengan kelengkapan dua orang dari Basarnas, satu orang tim medis dan empat orang masyarakat/motoris untuk menyisir dengan radius 100 – 200 mil. Kita juga mau siapkan satu armada yaitu KAL Wayabula untuk penambahan pencarian jarak di atas 80 Mil,” ungkap Marjun.
Ia berharap, semoga pencarian di hari ketiga keduanya sudah bisa ditemukan.
“Kami akan terus melakukan pencarian, dan semoga kami bisa temukan mereka dalam keadaan sehat dan selamat,” harapnya.
Sekedar diketahui, dua nelayan asal Kecamatan Morotai Utara yang hilang tersebut adalah warga desa Goahira dan Maba. Mereka diantaranya Buhari Mandea dan Abdul Mandea. Keduanya adalah nelayan tuna, yang aktifitas mancingnya berjarak lebih dari 6 mil dari bibir pantai. Keduanya dinyatakan hilang, karena hingga malam hari belum juga kembali ke kampungnya. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

