Senada disampaikan Ketua Dewan Penasehat GOW Kota Tidore Kepulauan Safiah Ali Ibrahim. Ia mengajak kepada seluruh kaum Ibu, baik yang tergabung dalam organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, pemerhati anak, para orang tua dan elemen strategis lainnya agar bertekad untuk menjadi pelindung anak dari kekerasan baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan luar.
Sementara menurut Ketua GOW Kota Tidore Kepulauan Elvri Habib, meminta kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan agar kedepan dapat membentuk OPD tersendiri khusus untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Karena menurutnya, hal-hal ataupun permasalahan yang berkaitan dengan perempuan dan anak sudah menjadi tugas wajib pemerintah daerah.
Sukma Albanjar, Ketua Panitia Peringatan Hari Anak Nasional dalam laporannya mengatakan, dalam rangka memperingati HAN tahun 2022, panitia telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya, anjangsana ke korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di desa Durian Dusun Bukulasa Kecamatan Oba Utara dan desa Tayawi Kecamatan Oba.
Selain itu, ada seminar sehari tentang penanggulangan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kecamatan Tidore Timur sekaligus sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020, audiensi dengan Kapolres Tidore dan Kanit PPA tentang penanganan kasus-kasus terhadap perempuan dan anak, mengadakan lomba adzan, lomba shalat, lomba hifdzil quran, dan lomba peragaan busana muslim tingkat SD se Kecamatan Tidore Timur.
Pada perayaan HAN juga ada pemberian bantuan paket sekolah dari Pemerintah Daerah melalui Dinas P2KBP3A untuk 60 siswa/siswi yang kurang mampu dan 30 siswa/siswi yang berkebutuhan khusus dari SDLB Kota Tidore Kepulauan. (hms/ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
