BPKAD Sebut Keterlambatan Pembayaran TPP Kesalahan Diknas Ternate

Kantor BPKAD Ternate

TERNATE  – Keterlambatan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) di Dinas Pendidikan Kota Ternate selama 2 bulan bukan kesalahan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate,  tapi kesalahan di Dinas Pendidikan sendiri yang sampai kini belum juga memasukan permintaan untuk pencairan TPP bulan Juli dan Agustus 2022 ke BPKAD.

Kabid Kasda BPKAD Kota Ternate Amirudin Abdul Hamid mengatakan, sampai kini belum ada permintaan dari Dinas Pendidikan ke BPKAD untuk pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

“Kami sudah mengecek, dan Dinas Pendidikan belum mengusulkan permintaan pencairan TPP,” katanya Kamis (22/9/2022) kemarin.

Menurutnya, dari seluruh OPD yang ada di Pemkot Ternate, menyisahkan Dinas Pendidikan Kota Ternate yang belum memasukan permintaan pencairan TPP.

“Kalau OPD lain sudah kita cairkan, karena kalau ada ada permintaan yang masuk dan diverifikasi adminitrasinya sudah lengkap langsung dicairkan,” ungkapnya.

Meski begitu kata dia, besaran TPP Dinas Pendidikan belum bisa ditaksir, karena dalam usulan pencairan di Dinas Pendidikan kerap tidak diusulkan bersamaan namun bertahap, hal ini membuat pihaknya belum bisa mengetahui besaran TPP tiap bulan di dinas tersebut.

“Besarannya tergantung, karena kadang yang diajukan kurang orang ada juga yang tambahkan orang, jadi keterlambatan ini bukan di BPKAD tapi di Dinas Pendidikan yang sampai sekarang belum mengusulkan permintaan,” tegasnya.

Padahal sebelumnya, Kadiknas Ternate Mulsim Gani dikonfirmasi menyebutkan, permintaan pembayaran TPP sudah diajukan ke BPKAD sejak dari Senin kemarin, namun sesuai data dari BPKAD hingga kini belum ada permintaan dari Dinas Pendidikan yang masuk.(cim)

Berita Terkait