Giliran Pemuda Sanger Kecam Pernyataan Syamsul Rizal

Pemuda Sanger Oba Fridol Sorowai

OBA – Pemuda Sanger Oba akhirnya angkat suara terkait pernyataan bakal calon Walikota Tidore Kepulauan, Syamsul Rizal Hasdy (SRH) dalam acara silaturahmi di kelurahan Mareku, kecamatan Tidore Utara, Jumat (23/09/22).

Dalam potongan unggahan video silaturahmi berdurasi 02.05 menit yang tersebar di whatsApp grup dan media sosial facebook dinilai melecehkan dan merendahkan harga diri warga Oba dan Sangir.

Menanggapi potongan video itu Pemuda Sanger Oba, Fridol Sorowai kepada fajarmalut.com mengaku sangat terganggu dengan pesan yang disampaikan Syamsul Rizal. 

“Sebagai seorang publik figur yang kabarnya mau mencalonkan diri sebagai walikota Tikep  mengeluarkan pernyataan yang sangat ekstrim dan rasis,” ucap Fridol.

Untuk itu kami tegaskan agar Samsul meminta maaf kepada suku Sanger dan masyarakat Oba. “Kami tegaskan agar yang bersangkutan (Syamsul Rizal Haddy) segera minta maaf secara terbuka,” tegasnya.

Tidak itu saja Fridol juga mengajak seluruh warga Sanger dan masyarakat Oba agar menolak kehadiran Syamsul di daratan Oba. “Kalau pun beliau hadir di Oba, maka kami meminta warga Sanger dan masyarakat Oba menolak keras kehadiran pemimpin yang berwatak rasis,” pungkasnya.

Fridol mengaku dia (Syamsul) harus belajar banyak tentang Oba. Empat kecamatan di Oba dengan berbagai latar belakang suku, ras dan agama yang kehidupannya selalu harmonis tidak ada sekat yang dibangun selama ini. 

“Untuk itu kami anggap dia (Syamsul) tidak layak jadi pemimpin Kota Tikep,” tuturnya. Sebab dari pernyataan itu saja dia sudah membangun sekat. “Ini ciri orang yang tidak bisa jadi pemimpin kedepan, tolak pemimpin berwatak rasis dan membangun sekat,” tegasnya lagi.

Fridol juga mengatakan saat ini dirinya bersama timnya bakal melaporkan Syamsul ke polisi. “Kami sementara persiapkan bukti-bukti untuk buat laporan polisi secara resmi,” tutup Fridol. Sementara Samsul Rizal hingga kini belum bisa dikonfirmasi (udy)

Berita Terkait