Perusahan Tambang di Gebe Halmahera Tengah Tak Jalankan CSR

Kawasan Obolie Kini Dikeruk Lagi oleh PT-FBLN

WEDA – Sejumlah perusahan yang beroperasi di Pulau Gebe terkesan hanya mengambil untung atas sumber daya alam di sana.

Meski merupakan salah satu pulau yang memiliki sumber daya alam berlimpah, hal itu tampaknya tidak menjamin kesejahteraan bagi masyarakat di Pulau Gebe.

“Ada banyak perusahaan yang beroperasi di Pulau Gebe, yakni PT Anugerah Sukses Mining (ASM), PT  Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN), PT Bahtera Putra Mulia (BPM), PT Mineral Trobos (MT) dan juga yang baru beroperasi PT Smart Marsindo (SM). Investor ini tidak menjalankan program CSR-nya,” ungkap Ketua HPMPG Jabodetabek, Irfan Abd. Ajid.

Dia menyampaikan, seharusnya CSR menjadi perhatian besar bagi pemegang IUP untuk menopang kesejahteraan masyarakat, terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan. “Karena dilihat bahwa di Pulau Gebe masih minim akan SDM-nya dan pelayanan kesehatan,” kata Irfan.

Menurutnya, ini juga akibat dari kurangnya kepedulian pemerintah terhadap masyarakat di Pulau Gebe, sampai banyak investor asing yang masuk dan beroperasi di Pulau Gebe ini tidak dikontrol oleh pemerintah daerah.

“Sehingga mereka semena-mena melakukan eksploitasi tanpa menjalankan program CSR-nya,” kesalnya.

Ia berharap hal ini tidak didiamkan begitu saja. Sebab sudah terlalu lama masyarakat mengalami ketidakadilan dan jauh dari kesejahteraan. “Kami sebagai mahasiswa kami akan selalu berada di garda paling terdepan dalam mengontrol setiap kebijakan pemerintah,” tegasnya. (udy)

Berita Terkait