TIDORE – Pantai Akebay Desa Maitara Induk, Kecamatan Tidore Utara, kini telah menjadi magnet untuk menarik para wisatawan berwisata disana.
Pantai yang sebelumnya terkesan angker dan hanya dijadikan sebagai tempat pembongkaran ikan bagi nelayan setempat itu, kini telah disulap menjadi spot wisata bahari yang mempesona.
Kepala Desa Maitara, Safrisal Ibrahim sukses menyulap pantai tersebut menjadi tempat wisata dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sejak tahun 2021.
Dari ADD dan DD, Safrisal kemudian membangun sarana dan prasarana sebagai bentuk dukungan atas fasilitas pariwisata di pantai Akebay.
“Dulunya tempat ini hanya dijadikan tempat pembongkaran ikan bagi nelayan setelah mereka pulang memancing ikan, selain itu tempat ini dulunya penuh dengan bebatuan, namun karena ada penggusuran jalan lingkar Maitara, sehingga tanahnya dibuang ke sungai dan dibawa oleh banjir kemudian tertampung di lokasi ini, dari situ kami pemerintah desa kemudian memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat wisata,” ungkap Safrisal saat berbincang dengan media ini di pantai Wisata Akebay, Minggu, (15/5/23) malam.
Safrisal menambahkan, pada tahun 2021 pihaknya kemudian membangun setapak sebagai jalan masuk lokasi tersebut dan MCK, karena saat itu, banyak Mahasiswa yang berkunjung dan melakukan camping Pantai Akebay, selanjutnya di tahun 2022, Pemerintah Desa Maitara kemudian melakukan penataan dengan membangun tembok penahan ombak dan di tahun 2023 ini pemerintah desa melanjutkan pembangunan kantin yang dilengkapi dengan meja, kursi dan lampu hias.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

