TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan merespon kerusakan Jembatan yang ada di Desa Nuku, Kecamatan Oba Selatan.
Wakil Walikota, Muhammad Sinen mengatakan, Pemerintah Kota Tidore terus memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan Masyarakat, mulai dari Rum sampai Kelurahan Jiko Cobo, Desa Nuku sampai Kaiyasa, Pulau Mare dan Maitara.
Hanya saja, kebutuhan tersebut harus dilalui dengan tahapan, seperti pelaksanaan Musrembang tingkat Kelurahan/Desa sampai pada tingkat Kota, dengan begitu apa yang menjadi kebutuhan Masyarakat semuanya bisa terakomodir sesuai dengan skala prioritas.
“Untuk Jembatan di Desa Nuku Insya Allah akan kami perhatikan, hanya saja untuk saat ini APBD Kota Tidore sudah diketuk, sehingga persoalan yang ada di Desa Nuku akan dibaiki pada tahun 2024,” tutur orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan.
Lebih lanjut, Wawali menambahkan, bahwa untuk Pemerintah Desa, saat ini telah dialokasikan Anggaran Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Kota sebesar 10 Persen, seharusnya dana itu bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa, karena Desa dalam setiap tahun anggaran itu memiliki dua mata anggaran yang bersumber dari ADD maupun Dana Desa (DD).
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

