“Mereka yang bilang partai PDIP itu haram, saya pastikan merekalah yang haram karena melakukan kerja-kerja politik tidak benar, bahkan mereka-mereka seperti itu, tidak pantas hidup diatas tanah NKRI, karena mereka hanya sebatas membuat gaduh Republik ini, dan tidak sadar bahwa perjuangan atas kemerdekaan NKRI, itu dilakukan oleh beragam tokoh-tokoh Agama, dan bukan hanya satu Agama. Sehingga saat ini, kita semua dapat menikmati Kemerdekaan itu, saya tegaskan bahwa PDIP adalah Partai Nasionalis yang merangkum semua Agama,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Muhammad Sinen mengaku, untuk menuju tahun 2024 mendatang, kader-kader PDIP di Maluku Utara agar tidak lagi menunduk, melainkan bangkit dan menanduk untuk merebut kemenangan, baik dalam kontestasi Pemilihan Presiden, maupun Pemilihan Legislatif.
“Untuk Pemilihan Presiden, sudah pasti kita harus menangkan Ganjar Pranowo, sementara untuk pemilihan legislatif, saya minta para Caleg dari PDIP di Kabupaten/Kota agar tidak saling menyikut melainkan saling mendukung dan membesarkan, untuk meraih kemenangan yang maksimal,” pungkasnya.
Ayah Erik, sapaan akrab Muhammad Sinen menambahkan, PDIP merupakan partai Wong Cilik, maka dari itu semua kader-kader PDIP yang diberikan kesempatan untuk Nyaleg, agar selalu turun bersama-sama dengan rakyat. Karena dari rakyatlah, PDIP bisa memimpin Negeri ini.
“Saya minta untuk para caleg jangan hanya berpikir diri sendiri, tetapi sudah harus berpikir untuk orang banyak, dan mampu membesarkan partai. Utamakan rasa kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat itu jauh lebih penting dari apapun,” tandasnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
