Dijelaskan, gedung untuk menimbah ilmu oleh generasi bangsa masa depan di kecamatan Ibu Selatan, tepatnya SDN 48 sangat menderita ketika proses belajar mengajar berlangsung dengan kondisi hujan.
“Setiap kali hujan paling setengah mati sekali, karena kalau hujan air masuk, jadi seluruh siswa harus berada di deretan tembok menghindari air hujan,” kisahnya.
Menurutnya, Kepemimpinan Kepsek sebelumnya, sudah mengajukan permintaan anggaran ke dinas pendidikan untuk melakukan perbaikan gedung sekolah, akan tetapi hingga saat ini sejumlah gedung masih saja belum tersentuh.
“Memang di tahun kemarin itu mereka sudah bikin pengajuan ke dinas pendidikan, tapi mungkin belum karena untuk sekolah yang lain,” ucapnya
Ia mengaku setelah pergantian kepsek, dirinya langsung mengajukan permintaan ke balai untuk perbaikan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
