Melalui Program LUTD PLN MMU, 198 Rumah Warga Kurang Mampu Dialiri Listrik

AMBON – PT. PLN (Persero) Unit Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan energi listrik yang andal dan aman.

Dimana penyaluran listrik yang dilakukam dengan tetap memperhatikan masyarakat yang kurang mampu agar mendapat akses listrik secara gratis. Hal ini sesuai dengan data terbaru PLN UIW MMU, yang hingga pertengahan April 2024 ini, sebanyak 198 rumah tangga kurang mampu yang tersebar di Maluku dan Maluku Utara telah menikmati listrik berdaya 450 VA dan 900 VA.

General Manager PLN UIW MMU Awat Tuhuloula menyampaikan, bantuan penyambungan listrik gratis ini diberikan melalui program Light Up The Dream (LUTD).

“Upaya kami untuk melistriki hingga ke pelosok, termasuk masyarakat pra sejahtera terus kami gencarkan. Alhamdulillah, masih di awal 2024, secara akumulasi 198 rumah tangga yang diberikan penyambungan listrik gratis,” katanya.

Menurut Awat, program ini diberikan sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga Awat berharap, masyarakat penerima bantuan sambung listrik gratis ini dapat memanfaatkannya tak hanya sebagai penerang, melainkan juga kebutuhan pergerakan perekonomian sesuai dengan potensi desa atau daerah masing-masing.

“Tentu saja program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan. Namun, kami harap juga ketika listrik sudah tersambung, masyarakat dapat menggunakannya untuk meningkatkan pendapatan mereka. Misalnya, di daerah pesisir dengan potensi perikanan dan kelautan, dapat memanfaatkan akses listrik untuk cold storage, atau pelaku UMKM yang baru mau menjajaki berbagai jenis usaha, bisa memanfaatkannya dengan maksimal,” ungkap Awat.

Wa Mini salah seorang penerima manfaat di Kota Ambon mengaku, harus ketika dilakukan penyambungan gratis dengan daya 900 VA pada awal April 2024 lalu. Wa Mini yang juga warga Tantui Bawah tersebut kesehariannya sebagai ibu rumah tangga ini ketika itu bermimpi ounya meteran listrik sendiri dan akhirnya mimpi tersebut dapat terwujud di 2024.

“Seperti berkah di 2024. Kami sekeluarga akhirnya punya meteran listrik sendiri. Yang mana anak-anak bisa belajar leluasa di malam hari, kami juga bisa pakai untuk kebutuhan sehari-hari, dan diusahakan mulai bisnis kecil-kecilan dari sekarang di rumah. Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih buat PLN yang sudah mewujudkan mimpi kami,” ucapnya.

Adapun program LUTD ini murni bersumber dari kantong pribadi masing-masing pegawai PLN. Lagi-lagi PLN menunjukan dedikasinya bukan hanya untuk menerangi sampai ke pelosok namun akan ada kebermanfaatan lain yang muncul dari sisi kemanusiaan.

“Kami sangat bersyukur dengan adany penerangan ini. Alhamdulillah di Idul Fitri kali ini sudah bisa menikmati terangnya rumah kami di malam hari dan keluarga dapat berkumpul dengan perasaan bahagia karena sudah tidak menggunakan penerangan yang terbatas seperti lilin maupun pelita. Sekali lagi terima kasih PLN”, tutup Wa Mini.*
Editor : Hasim Ilyas

Berita Terkait