“Jadi pilkada merupakan momentum kita untuk mengevaluasi, mencermati kembali apa-apa yang sudah kita lakukan bersama membangun daerah dan kedepannya akan kita capai secara bersama-sama,” ucap James Uang
Menurutnya, dalam momentum pesta demokrasi, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, tentu akan selalu memunculkan perbedaan pilihan. Akan tetapi ia mengajak agar terus belajar menghargai setiap perbedaan itu.
“ini adalah sebuah proses demokrasi yang harus kita hormati dan hargai. Suara rakyat adalah suara tuhan. Karena itu, marilah kita kawal suara rakyat ini, karena mereka yang mempercayai kepada siapapun yang akan menjadi pemimpin, itu adalah suar-suara tuhan. harus kita hormati dan hargai,” ajaknya
James juga mengajak kepada semua pihak, baik KPU, Bawaslu, TNI/Porli, partai politik, ormas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pers serta seluruh warga ikut ambil pera agar pesta rakyat yang akan kita jalani dapat berjalan dengan kondusif, aman, dan lancar. “Saya percaya dengan pengalaman dalam penyelenggaraan pilkada sebelumnya, menjadi bekal untuk mempersiapkan pilkada 2024 jauh lebih baik,” tuturnya.
Selain itu, sambung James, KPU sebagai pihak penyelenggara agar tetap bekerja dengan penuh semangat, berintegritas, dan transparan pada penyelenggara, dengan mengambil pengalaman dari pemilihan kepala daerah sebelumnya yang sudah berjalan baik.
“Saya bangga dan memberikan apresiasi untuk semua stakeholder yang ada, berkat doa bersama sehingga KPU tahap demi tahap, langkah demi langkah, melangkah dengan pasti, sehingga pada hari ini melakukan kegiatan launching Pilkada Tahun 2024. Ini sesuatu yang sangat membanggakan, karena ada perkembangan, ada kemajuan,” ucap James.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
