Presiden Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Dinikmati Masyarakat

“Kedepan kita tahu tantangan akan makin berat, program dan belanja pemerintah akan semakin besar. Pasti ini membesar. Dan juga tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, ada apa dikit viralkan, ada apa dikit viralkan, ke depan makin banyak tuntutan masyarakat,” kata Jokowi.

Diakhir sambutannya Jokowi mengatakan, tugas Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)  itu seperti rambu untuk mengingatkan jika ada penyimpangan dalam pembangunan. Jokowi mendorong BPKP harus berinovasi dalam penggunaan teknologi.

Sementara, Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, dalam sambutannya mengatakan, lembaganya akan mengawal penuntasan pembangunan jangka menengah untuk kesinambungan pembangunan.

Yusuf mengatakan, rakornas pengawasan intern ini dilaksanakan untuk mengkoordinasikan pengawasan agar efektif mengawasi pembangunan 2024 tersisa, BPKP mencatat sepanjang tahun 2020 s.d Triwulan I 2024, pengawasan BPKP telah menghasilkan penyelamatan keuangan negara senilai Rp 78,68T.

“Selain penyelamatan keuangan tersebut, terdapat juga Penghematan belanja negara senilai Rp 192,93T, serta optimalisasi penerimaan negara senilai Rp 38,75T, Kami tidak hanya memantau aktivitas keuangan, tapi efektifitas pembangunan,” kata Yusuf.

Berita Terkait