Pengharapan mendapatkan rumah layak huni keluarga Daniel akhirnya tercapai ketika Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Pejabat Bupati, Ikram Malan Sangadji mengimplementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan pada program pembangunan desa saat masih menjabat selama satu tahun tujuh bulan lalu.
Melalui program itu, Daniel dan 2000 penerima manfaat menerima Rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH). Pembangunan rumah baru layak huni ini setidaknya mampu meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan di Halmahera Tengah.
“Puji Tuhan, sudah belasan tahun dari pemerintah sebelum-sebelumnya rumah ini tidak ada yang mau bangun. Tapi sekarang torang sudah dapat kase rumah baru. nanti yang lama tong kese jadi dapur,” ucap Yuliana.
Sementara salah satu tetangga Daniel menceritakan prihatin dengan kondisi hidup keluarga Daniel dan Yuliana yang sebelumnya hidup rumah berukuran 5×8 meter tersebut.
“Saya warga sekaligus tokoh agama di desa ini berharap, kalau bapak Ikram nanti jadi bupati terpilih maka, warga dengan kondisi seperti bapak Petrus dan ibu Yuliana ini harus diperhatikan pemerintah,” tutur Petrus Pangendahen.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
