TERNATE – Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate pada beberapa waktu lalu telah sukses menggelar debat terbuka pertama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Ternate, KPU Kota Ternate kembali sukses menggelar debat kedua yang disiarkan secara langsung di Jakarta oleh tvOne, pada Sabtu (2/11/2024).
Pada debat kedua yang mengangkat tema
tata kelola pemerintahan, sosial budaya dan pengembangan SDM, diikuti empat pasangan calon ini, nantinya jadi referensi bagi warga Kota Ternate dalam menentukan pilihannya pada 27 November 2024.
Debat kedua ini dihadiri sejumlah forkopimda, Sekda, Bawaslu Kota Ternate dan Provinsi, KPU Provinsi dan seluruh Komisioner dan Sekretaris KPU Kota Ternate, kemudian pendukung pasangan calon.
Ketua KPU Kota Ternate M. Zen A. Karim mengatakan, proses pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate bukan hanya sebagai ajang perebutan kekuasaan, tapi sebagai wujud partisipasi masyarakat Kota Ternate untuk menentukan pemimpinnya.
Untuk itu kata Zen, pendidikan politik jadi sebuah keharusan untuk diterapkan pada setiap kampanye pasangan calon, baik melalui pertemuan terbatas, tatap muka maupun pada debat terbuka.
“Agar setiap orang memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara,” katanya.
Menurutnya, prinsip utama demokrasi adalah peran serta masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Untuk itu doa mengajak, semua pihak untuk menciptakan Pilkada damai di Kota Ternate.
“Agar budaya politik menjadi jembatan pendidikan politik kepada masyarakat Kota Ternate yang beragam suku, dan etnis. Sehingga masyarakat Kota Ternate dapat menilai bahwa politik sesungguhnya adalah panggilan pengabdian untuk kesejahteraan masyarakat Kota Ternate,” tandasnya.
Dia berharap pada debat kedua yang mengusung tema tata kelola pemerintahan, sosial budaya dan pengembangan SDM, dapat meyakinkan warga Kota Ternate untuk menentukan pilihannya pada 27 November 2024.
Setelah penyampaian sambutan dilanjutkan dengan pemaparan visi misi dari empat pasangan calon yang dimulai dari pasangan calon nomor 1, Santrani M.S. Abubsama-Bustamin S. Abdul Latif, kemudian pasangan nonor urut 2, M. Tauhid Soleman-Nasri Abubakar, nomor urut 3, Erwin Umar-Zulkifli Hi. Umar dan terakhir M. Syahril Abduradjak-Makmur Gamgulu.*
Editor : Hasim Ilyas
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

