“Penanaman jagung yang kita buat ini dalam rangka percepatan swasembada pangan nasional, semoga bisa membantu ketahanan pangan Tidore, kalau tidak memulai dari awal kapan lagi, yang memulai itu dari kita dulu, hingga nanti diharapkan masyarakat juga mengikutinya, agar ketahanan pangan di Kota Tidore Kepulauan dapat tercover dengan baik,” tuturnya.
Senada, Kapolresta Tidore Kombes Pol. Yury Nurhidayat saat ditemui di lokasi yang sama menyampaikan, upaya mendukung program swasembada pangan ini, Polresta Tidore sendiri telah menugaskan masing-masing Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk intens melakukan peninjauan setelah penanaman bibit ini, dan bertanggung jawab di wilayah masing-masing.
“Semoga kita bisa mendukung program pemerintah pusat tentang swasembada pangan, dan untuk Kota Tidore Kepulauan semoga bermanfaat, setidaknya bisa mengurangi tingkat kebutuhan dengan daerah yang lain, untuk Polresta Tidore sendiri sudah menugaskan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk bertanggung jawab terkait program ketahanan pangan di wilayah masing-masing,” Jelasnya.
Lebih lanjut, Yury berharap gerakan menanam dalam rangka mewujudkan program swasembada pangan ini dapat terus berkelanjutan, jangan hanya semangat di awal, namun terus dilakukan hingga betul-betul berhasil mewujudkan swasembada pangan di Kota Tidore Kepulauan, sehingga kedepannya Kota Tidore Kepulauan dapat dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pangan cukup.
Sementara, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Tidore Timur, Misto Mahifa mengatakan, lahan yang disediakan untuk program penanaman bibit jagung ini luasnya ±30.000 meter persegi, namun yang telah digarap dan siap ditanami bibit luasnya 10.000 meter persegi, lahan ini akan dikelola oleh Pak Iwan seorang petani asal Kelurahan Cobodoe.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
