Menanggapi usulan yang disampaikan oleh masyarakat, Ade Kama, mengatakan, untuk tahun 2025, jalan kalodi fobaharu telah diakomodir dalam batang tubuh APBD, nilainya kurang lebih Rp. 3 Miliar.
Sementara terkait bantuan pertanian yang tidak pernah masuk di kelurahan Kalodi, dirinya mengatakan akan berupaya menangani dan memenuhi kebutuhan petani.
“Saya ini asli orang Kalodi tapi keluhan itu baru saya dengar sore ini, insya allah kedepannya kita bisa menangani dan memenuhi kebutuhan petani yang memang sesuai dengan visi misi kepala daerah terpilih, dimana sektor pertanian, kelautan dan infrastruktur menjadi prioritas beliau Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman,” tandasnya.
Pewarta : Suratmin Idris Editor : Erwin Egga
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
