Sukses Tangani Inflasi, TPID Kota Tidore Diapresiasi Menko Perekonomian

“Karena tidak ada dana tak terduga, kita masih terkendala dengan biaya transportasi. Meski begitu, kami telah melakukan kolaborasi dengan stakeholder seperti Bank Indonesia, sehingga dananya ditanggung oleh mereka,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap di Tahun 2025 ini, adanya Dana Tak Terduga yang dialokasikan melalui APBD untuk penanganan Inflasi. Pasalnya, dana tersebut nantinya digunakan pada saat situasi dalam keadaan darurat.

“Situasi Darurat ini bukan saja sebatas bencana alam, melainkan bencana non alam, misalnya seperti kenaikan harga barang secara terus menerus. Untuk itu, sangat dibutuhkan Dana Tak Terduga untuk mengantisipasi masalah tersebut,” tuturnya.

Nurlela bilang, jika sudah ada Dana Tak Terduga, maka kedepannya Pemerintah sudah bisa melakukan intervensi kepada pedagang, apabila situasi dalam keadaan darurat. Dengan begitu, harga barang yang dijual kepada masyarakat, terutama mengenai bahan pokok tetap berada pada posisi stabil.

“Pedagang tidak boleh dijadikan sebagai musuh apabila terjadi kenaikan harga, mereka seharusnya dijadikan mitra untuk kita bersama-sama menekan inflasi,” tandasnya.

Pewarta    : Suratmin Idrus   Editor    : Erwin Egga 

Berita Terkait