“Bagi petani dan nelayan di Kota Tidore Kepulauan khususnya yang berdomisili di Kecamatan Oba dan Oba Selatan, jarak yang jauh ke kota menjadi penghalang utama untuk mengakses layanan perbankan. Mereka harus menempuh perjalanan jauh, menghabiskan biaya transportasi yang tidak sedikit dan menghadapi kondisi jalan yang buruk Waktu yang dihasilkan untuk perjalanan ini mengurangi produktivitas dan menghambat perekonomian masyarakat,” ungkap Yakub Husain.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini juga mengharapkan melalui kegiatan GENCARKAN ini para petani dan nelayan menjadi lebih paham tentang hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan, sehingga dapat melindungi diri dari praktik-praktik yang merugikan. Dengan menjadi lebih cerdas dalam mengelola keuangan, petani dan nelayan diharapkan dapat lebih waspada terhadap berbagai skema penipuan dan kejahatan finansial.
Sementara Deputi Direktur PEPK dan LMS Kantor OJK Provinsi Sulawesi Utara Budiman P. Siahaan dalam sambutannya melalui zoom meeting menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas kerjasamanya sehingga kegiatan Edukasi Keuangan Tahun 2025 bisa terlaksana dengan baik
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)
