Kesulitan Akses Jalan, Warga Nuku Dibuat Menderita oleh Pemprov Malut

TIDORE – Masyarakat Desa Nuku, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, terkesan dibuat menderita oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, hingga saat ini jalan utama yang menghubungkan antara Wilayah Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan dengan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan itu, belum juga diperhatikan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Akibatnya, Masyarakat yang tinggal di Desa Nuku, kesulitan untuk beraktifitas melalui jalur darat.

Sebab jalan tersebut merupakan akeses utama Warga Desa Nuku bepergian ke Gane Barat, maupun ke Desa tetangga yang ada di Kecamatan Oba Selatan.

“Kami sangat menderita karena jalannya sudah rusak berat. Jalan ini merupakan akses utama warga Desa Nuku untuk beraktifitas, baik untuk memasarkan hasil panen pertanian maupun aktifitas lainnya,” ungkap Kepala Desa Nuku, Rino Abdurrahman, Kamis, (5/6/25).

Rino bilang, selaku Pemerintah Desa, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menyelesaikan persoalan tersebur. Pasalnya, jalan dengan nomenklatur Payahe -Dehepodo itu, bukan kewenengan Pemerintah Kota Tidore, melainkan Kewenengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Di tahun 2024 itu, mereka dari Dinas PU Provinsi sudah turun melakukan pengukuran, namun karena alasan efiesiensi, sehingga pembangunannya tidak lagi jalan,” tuturnya.

Untuk memudahkan Masyarakat melalui jalan itu, Pemerintah Desa Nuku, bersama warganya lantas berinisiatif melakukan perbaikan sementara dengan menimbun jalan tersebut. Hanya saja, upaya itu tidak bisa bertahan lama, sehingga mengakibatkan kerusakan jalan kembali terjadi.

“Saat ini kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa, kami hanya berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Jika memang belum bisa membangun dengan aspal, setidaknya tolong ditimbun kerusakan yang ada sehingga kami tak lagi menderita,” pungkasnya.(ute)

Berita Terkait