TIDORE – Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ridwan Moh.Yamin, menyoroti persoalan pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang saat ini menjadi isu nasional dan berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal Pemerintah Kota Tidore.
Dalam pandangannya, kebijakan pengurangan TKD tidak bisa dilihat secara parsial atau sepihak. Menurut Ridwan, akar masalahnya berada pada kebijakan fiskal nasional yang berimbas pada kemampuan daerah dalam membiayai program-program publik.
“Kita tidak bisa hanya menyalahkan satu pihak. Pemangkasan TKD ini bagian dari penyesuaian fiskal nasional, tapi dampaknya sangat dirasakan oleh daerah, terutama daerah dengan kemampuan PAD yang masih terbatas,” ujarnya.
Iwan sapaan akrab Ridwan Moh Yamin ini menegaskan, bahwa dalam kondisi keterbatasan fiskal, pemerintah daerah harus tetap menjaga prinsip efisiensi dan prioritas belanja publik agar pelayanan kepada masyarakat tidak terabaikan. Ia juga menilai peran DPRD menjadi krusial dalam memastikan kebijakan anggaran daerah tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

