Malut United Siap Bungkam PSM Makasar di Big Match Indonesia Timur

Konferensi Pers Hendri Susilo dan Taufik Rustam
Konferensi Pers Hendri Susilo dan Taufik Rustam

TERNATE – Malut United berkomitmen untuk menjaga tren positif saat bertandang ke Parepare markas PSM Makasar pada laga pekan ke-15 BRI Super League musim 2025-2026.

Laga big match Indonesia Timur ini jadi laga adu gengsi, ditengah sejumlah pemain andalan kedua tim yang tidak bisa tampil karena akumalasi dan sanksi.

Untuk tetap menjaga tren positif dalam 8 kali laga terakhir, kubu Laskar Kie Raha telah menyiapkan sejumlah strategi untuk membendung strategi Pasukan Ramang yang sementara on fire pasca mundur Bernardo Tavares dari sebagai head coach PSM Makasar.

“Pertandingan melawan PSM menuntut konsistensi. Pelatih dan pemain harus berjuang karena tim tuan rumah juga memiliki tren positif,” demikian pernyataan pelatih kepala Malut United Hendri Susilo, dalam sesi konferensi pers menjelang laga kontra PSM Makassar, pada Sabtu (20/12/2025).

Coach Hendri mengatakan, timnya perlu bekerja keras meraih hasil positif dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora B. J. Habibie, Parepare, pada Minggu (21/12/2025) pukul 15.30 WIB atau 17.30 WIT.

Persiapan dan penyempurnaan game plan telah dilakukan oleh Safridun Tahar dkk. demi memetik poin di markas Juku Eja.

“Kami fokus ke persiapan tim sendiri. Tim pelatih sudah mempersiapkan segala situasi yang bisa terjadi di pertandingan besok,” kata Hendri.

Malut United datang ke Parepare dengan catatan tak terkalahkan (6 menang, 2 seri) dalam 8 pertandingan terakhir. Laskar Kie Raha juga memiliki tren apik saat bertandang ke markas lawan, dengan raihan 14 poin dari hasil empat kemenangan, dua imbang, dan satu kekalahan.

Berkat torehan tersebut, Malut United menjadi tim kedua dengan raihan poin tandang terbanyak hingga pekan ke-14 BRI Super League 2025-2026. Hanya Persija Jakarta (15) yang mampu mengeloksi poin lebih banyak dalam 7 laga tandang terakhir.

“Sebagai tuan tumah, PSM pasti tidak mau kalah. Semoga pemain bisa menerapkan strategi dan menampilkan permainan yang menghibur,” ujar pelatih yang telah mencatatkan 7 kemenangan, 4 seri, dan 2 kekalahan bersama Malut United.

Saat ini, Malut United menduduki peringkat ke-4 klasemen dengan koleksi 25 poin dari 13 laga. Sementara, PSM Makassar berada di posisi ke-8 dengan torehan 19 poin menjelang pekan ke-15 BRI Super League 2025-2026.

Pencapaian PSM Makassar di 10 besar klasemen tak lepas dari tren apik di Stadion B. J. Habibie. Skuad asuhan Tomas Trucha hanya menelan satu kekalahan dalam 7 laga kandang terakhir.

PSM Makassar juga telah mencetak 12 gol dalam 5 pertandingan terakhir. Jumlah 12 gol tersebut dicetak oleh 8 pemain berbeda.

“Kami harus waspada saat melawan PSM yang sedang on fire. Para pemain perlu tampil dengan semangat penuh dan tetap fokus di lapangan,” tutur Hendri.

Terkait absennya Gustavo Franca (akumulasi kartu kuning) dan Yakob Sayuri (sanksi komdis), coach Hendri menyebut bahwa tim pelatih sudah mempersiapkan strategi sesuai dengan situasi serta ketersediaan pemain yang ada.

“Malut United punya pemain lain dengan kualitas yang tidak jauh berbeda. Semua pemain yang disiapkan akan bermain dengan motivasi besar,” kata Hendri.

Taufik Rustam turut memastikan bahwa semua pemain yang dibawa ke Parepare siap berjuang dengan kondisi terbaik.

“Semua pemain datang dengan semangat dan harapan meraih 3 poin. Semoga upaya kami dimudahkan,” ujar Taufik sebagai perwakilan pemain Malut United dalam sesi jumpa pers.

Pertandingan PSM Makassar vs Malut United yang akan digelar di Stadion Gelora B. J. Habibie, Parepare, pada Minggu (21/12/2025), terbuka untuk suporter tim tuan rumah. Pendukung Malut United bisa menyaksikan perjuangan Laskar Kie Raha melalui siaran langsung Indosiar dan layanan streaming Vidio mulai pukul 15.30 WIB atau 16.30 WIT.

Malut United turut mendukung supaya pertandingan bisa berjalan dengan lancar tanpa ada ujaran bernada rasisme.

“Keindahan sepak bola tidak boleh dinodai dengan tindakan rasisme. Kita harus respek kepada sesama bangsa dan lebih dewasa menyikapi permasalahan ini,” ungkap Hendri menanggapi tindakan rasisme yang tengah marak terjadi.*
Editor : Hasim Ilyas

Berita Terkait