TERNATE – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono menyoroti adanya kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) jelang Hari Raya Idul Fitrih 1447 hijriah tahun 2026 di Maluku Utara.
Kenaikan harga sembako jelang Idul Fitri tersebut terjadi pada beberapa Kabupaten di Maluku Utara, seperti di Halmahera Selatan (Halsel) hingga Halmahera Barat (Halbar).
Waris mengaku, sejumlah komunitas yang terjadi kenaikan di Halmahera Selatan adalah sayuran jenis mentimun. Kenaikan harga ini dipicu stok suplai yang berkurang sementara permintaan cukup meningkat.
Sementara di Halmahera Barat lanjut Kapolda, kenaikan harga terjadi pada cabe merah. Kata dia, masalah ini harus dapat diantisipasi secara bersama. “Ini harus kita sama-sama cari jalan keluar, mengingat ini juga bagian dari kebutuhan masyarakat terutama jelang hari raya,” tandasnya
Terpisah, mengantisipasi adanya penimbunan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Lebaran 2026, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satuan Binmas) Polres Ternate, Maluku Utara (Malut) menggelar kegiatan silaturahmi dan koordinasi ke distributor.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

