TIDORE – Pertandingan olah pikir Domino bertajuk “Tong Coffee Ramadhan Cup II” resmi dihelat pada Jumat, 13 Maret 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Tong Coffee, Kelurahan Tuguwaji, Kecamatan Tidore, tepatnya di areal Stadion Marimoi ini, turut dimeriahkan oleh sejumlah pejabat daerah.
Mereka diantaranya Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Kepala Kejaksaan Negeri Tidore, Sabar Evryanto Batubara, Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol Ampi Mesias Von Bulow, Letnan II Gafur Abdullah Dan Unit Kodim 1505 Tidore, Kepala BRI Cabang Soasio, Anggar Diasdado, dan Wakil Ketua II DPRD Tidore, Ridwan Moh Yamin.
Ketua Pembina Gardu Tong Coffee, Muhammad Abubakar dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Wali Kota Tidore Kepulauan yang juga merupakan Ketua Perkumpulan Olahraga Domino (Pordi) Maluku Utara sebagai sponsor utama.
Ia menjelaskan, permainan domino telah bertransformasi dari aktivitas nonformal menjadi Olahraga strategies, terstruktur dan berdaya saing Nasional. Pertandingan ini juga telah diakui oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan siap dimasukan sebagai salah satu Cabang Olahraga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Untuk itu, Muhammad Abubakar, mendorong agar Pordi Maluku Utara segera membentuk Pordi Kota Tidore Kepulauan sebagai induk olahraga domino yang telah digemari Masyarakat Tidore dari berbagai kalangan.
“Kami dari perwakilan Gardu Tong Coffee sangat berharap agar Pordi Kota Tidore Kepulauan segera dibentuk, dengan begitu pencinta Domino di Tidore juga memiliki Induk Olahraga yang terstruktur,” ujarnya.
Muhammad menjelaskan, Tong Coffee Ramadhan Cup II ini, selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang berkumpul bagi para pecinta permainan domino untuk mempererat hubungan sosial selama bulan suci Ramadan.
“Melalui kegiatan ini, Kami dari Gardu Tong Coffee ingin meramaikan Ramadan dengan suasana yang riang gembira, sekaligus memberikan wadah bagi para peminat permainan domino untuk berkumpul dan berkompetisi secara sehat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Muhammad Julham mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi, namun panitia harus membatasi jumlah peserta. Olehnya itu, kegiatan ini hanya diikuti oleh 32 pasangan peserta yang berasal dari berbagai instansi, lembaga, serta komunitas di Kota Tidore Kepulauan.
Diantaranya perwakilan dari Gardu Tong Coffe selaku tuan rumah, Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Maluku Utara, Kodim 1505/Tidore, Polresta Tidore, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore, DPRD Kota Tidore Kepulauan, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Soasio, serta perwakilan dari Kecamatan Tidore, Kecamatan Tidore Selatan, Kecamatan Tidore Utara, dan Rumah Sakit Daerah Tidore Kepulauan.
“Banyak peminat yang mendaftar, kalau diperkirakan itu bisa mencapai ratusan, namun karena ini momentumnya bulan Ramadhan sehingga pemdaftarannya kami batasi,” jelas Julham yang juga merupakan Owner Tong Coffee.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PORDI Maluku Utara, Muhammad Sinen, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Pihak panitia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang selama ini terus mendorong berbagai kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan generasi muda.
Untuk menambah semangat para peserta, panitia menyediakan total bonus sebesar Rp10.000.000 yang disponsori langsung oleh Ketua PORDI Maluku Utara. Hadiah tersebut akan diperebutkan oleh para peserta selama tiga hari pertandingan.
Sebelum dilakukannya pertandingan, Panitia membuka kelas eksebhisi antara Wali Kota Tidore Kepulauan berpasangan dengan Kapolresta Tidore melawan Kejari Tidore yang berpasangan dengan Kepala BRI Cabang Soasio. Dalam pertandingan ini, dimenangkan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan dan Kapolresta Tidore dengan skor 7-3. (Ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

