PAM Ake Gaale Ternate Targetkan Kontribusi PAD

Firman Mudaffar Sjah
Firman Mudaffar Sjah

​TERNATE – Perusahan Air Minum (PAM) Ake Gaale Kota Ternate menyatakan komitmennya dalam memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun buku 2026.

Apalagi sejak pertama kali didirikan, PAM Ake Gaale Ternate diketahui belum memberikan kontribusi langsung terhadap PAD Kota Ternate. Namun, di bawah kepemimpinan saat ini, pihak Manajemen bersama Dewan Pengawas PAM optimis dapat memecahkan kebuntuan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk tahun buku ini insya Allah bisa kita penuhi (kontribusi ke pemerintah kota). Kami sudah melakukan berbagai langkah efisiensi, mulai dari hal kecil seperti penggunaan listrik kantor hingga peninjauan kembali biaya teknis yang tidak mendesak,” kata Dirut PAM Ake Gaale Firman Mudaffar Sjah pada Senin (27/4/2026).

​Selain masalah finansial, PAM Ake Gaale juga tengah fokus membenahi masalah klasik distribusi air, terutama di wilayah Ternate Tengah dan Selatan yang sering mengalami keluhan.

Untuk daerah ketinggian, pihaknya mengakui adanya kendala infrastruktur dan sumber air. Sebagai solusi jangka pendek, sistem distribusi bergilir (2 hari jalan, 1 hari mati) tetap diterapkan agar seluruh warga bisa menikmati air bersih secara merata.

“Untuk jangka panjang, tahun depan (2027) sudah dianggarkan pembangunan sumber air baru di daerah ketinggian. Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Bappelitbangda dan Dinas PU terkait rencana ini,” ungkap Firman.

​Di sisi lain, PAM Ake Gaale lanjut Firman, menghadapi tantangan besar terkait piutang pelanggan yang belum tertagih. Hingga saat ini, total tunggakan pelanggan mencapai angka Rp13 hingga Rp14 miliar. Tunggakan ini berasal dari berbagai kategori, mulai dari pelanggan yang sudah tidak berdomisili di lokasi hingga pelanggan aktif yang menunggak selama beberapa bulan. Meski demikian, untuk itu pihaknya akan terus melakukan penagihan secara bertahap.

Dia juga berharap, dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 36.000 dan konsumsi air mencapai 1 juta kubik per bulan, sehingga PAM mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menggunakan air.

“Kami berharap pengertian dari masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana dan memiliki bak penampungan (profil tank) di rumah. Ini penting untuk mengantisipasi saat jadwal air tidak mengalir,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas

Berita Terkait