BOBONG – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Pulau Taliabu melakukan Sidak terhadap ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan harga di pasar Bobong Jumat (09/04/2021).
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Pulau Taliabu, Muhlis Soamole usai rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman kantor bupati menuturkan pemantauan difokuskan pada pasar-pasar dalam kota Bobong mulai Jumat pagi ini dengan melibatkan OPD terkait.
“Jadi, karena pengawasan ketersedian sembako dan tingkat harga dipasaran adalah tanggungjawab pemerintah, maka sore ini (kemarin) kita gelar rapat dengan SKPD terkait, diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas pertanian, Dinas Kesehatan, Perindagkop dan UKM, Satpol PP dan Bagian Hukum dan Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pulau Taliabu dalam Pengendalian Pengawasan harga pasar,” ungkapnya.
Dalam inspeksi menjelang ramadhan kata dia, bertujuan untuk mengecek ketersediaan kebutuhan bahan pokok dan harga yang diberlaku dipasaran. “Untuk memastikan ketersediaan sembako dan harga yang berlaku dipasaran, maka Katong (kami) patut perhatian, karena itu adalah kebutuhan masyarakat. Jadi rapat lintas SKPD kita fokus pada harga sembako dan kebutuhan lainnya menjelang bulan suci ramadhan untuk menjamin kebutuhan masyarakat selama ramadhan nanti, kami pun akan memastikan ketersediaan stok BBM,” jelasnya.
Tehnisnya lanjut dia, Disperindagkop bersama OPD terkait langsung melakukan pengecekan dilokasi pasar terkait dengan stok sembako dan harga. Ia berharap para pedagang di pasar tidak seenaknya menaikan harga barang yang tidak wajar.
Pantauan Fajar Malut.com di pasar rakyat ibukota Bobong, ketersedian stok sembako masih stabil, dan kapal-kapal muatan yang menghubungkan antara pedagang pasar dan pihak produsen di ibukota penyalur stok sembako seperti Bau-bau Sulawesi Tenggara dan Luwuk Sulawesi Tengah masih tetap lancar. Sementara harga bahan pokok masih terpantau stabil menjelang sepekan bulan Ramadhan. (bro/jos)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

