JAILOLO – Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Kabupaten Halmahera Barat mulai memikirkan keberadaan sejumlah sekolah yang menghadapi situasi sulit lantaran kekurangan siswa.
Sekolah yang kekurangan siswa itu bahkan berpotensi dimerger atau digabungkan. Langkah ini sekaligus melakukan pemerataan guru. “Kita akan melakukan merger sekolah yang siswanya di bawah 50 sampai 60 orang,” kata Kepala Dikbud Kabupaten Halbar Harun Karim Selasa, (7/9/2021) kemarin.
Meski begitu, akan gabungkan tergantung jarak. Kecamatan Loloda, misalnya, kata dia, tidak dimerger seperti daratan Jailo dan Sahu karena sekolah terdapat di pulau-pulau. “Kalau digabungkan, sudah tentu kelebihan guru. Nah mereka itu bakal ditempatkan ke kecamatan yang masih kekurangan guru,” ujarnya, seraya menyebut, sekolah yang berpotensi digabungkan tiga sampai empat sekolah. (ais)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

