DARUBA – Seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Kabupaten Pulau Morotai, asal Desa Sambiki Baru Wilson (60), tertimpah plafon ambruk saat sedang menjalani perawatan di salah satu ruangan.
Dari informasi yang dihimpun Fajar Malut, kejadian tersebut terjadi pada pukul 23.07 WIT, Minggu (24/1/2022) malam, tepatnya di ruang perawatan internal kelas 3A lantai dua RSUD Ir. Soekarno.
Saat kejadian terdapat dua pasien di dalam ruang tersebut. Namun plafon yang ambruk itu, hanya mengenai satu pasien, karena berada tepat diatas tempat tidurnya. Untungnya, plafon berbahan gipsum yang ambruk tersebut, tak sampai melukai pasien yang saat itu sedang tertidur karena sakit.
“Plafon yang ambruk itu tepat diatas tempat tidur opa (pasien), jadi pas plafon itu jatuh kena kepala opa,” ungkap Yames keluarga pasien saat ditemui wartawan.
Saat ambruk, kata dia, sempat terdengar suara gemuruh, sehingga mengagetkan seluruh keluarga pasien yang sedang berada di ruangan. “Saya kira gempa bumi karena dia babunyi kuat sekali semua kaget,” katanya.
Nelci istri pasien, juga membenarkan, jika suaminya yang sedang dirawat karena sakit tertimpah plafon. “Posisi dia (opa) punya tempat tidur pas di bawah plafon, sehingga plafon jatuh kena kepala, sementara pasien sedang tertidur, untung plafon tidak ambruk semua,” kesal Nelci.
Sementara, Direktur RSUD Morotai, dr. Intan Imelda Engelbert Tan, yang di konfirmasi wartawan belum memberikan tanggapan. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

