Penyaluran BSPS Tiga Kecamatan di Ternate Tunggu Verifikasi

Sukarjan Hirto
Sukarjan Hirto

TERNATETahun ini warga yang kurang mampu dan rumahnya tidak layak huni (RTLH) pada tiga kelurahan yakni Togolobe di kecamatan Pulau Hiri, Tafaga kecamatan Moti, dan Jambula kecamatan Pulau Ternate akan mendapat bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS) berjumlah 45 unit.

Dimana setiap rumah akan mendapat bantuan stimulan sebesar Rp.40 juta lebih, yang nantinya diperuntukan untuk membangun rumah warga yang tidak layak itu menjadi rumah yang layak huni. Sebelum bantuan disalurkan, saat ini Pemkot Ternate melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate saat ini masih melakukan verifikasi.

Perlu diketahui, BSPS ini merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta sarana dan prasana.

Plt. Kepala Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate Sukarjan Hirto mengatakan, bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS) saat ini dalam tahap proses. Dimana bantuan untuk warga yang rumah tidak layak huni (RTLH) ini disalurkan nanti ke tiga kecamatan yang ada di Kota Ternate.

“Dimana BSPS ini nanti disalurkan pada satu kelurahan di tiga kecamatan kecamatan, atau satu kecamatan satu kelurahan, yang saat ini masih dalam tahapan verifikasi dari PUPR,” katanya Minggu (5/6/2022).

Dikatakannya, verifikasi yang dilakukan ini berkaitan dengan syarat bagi penerima bantuan, dan dari tiga kecamatan itu menyisahkan satu kecamatan lagi yakni kecamatan Moti yang belum selesai dilakukan verfikasi.

Mungkin dalam sehari dua nanti tim akan turun melakukan verifikasi terakhir, yang finalisasi untuk penerimanya nanti ditentukan oleh Kementrian.

Sukarjan Hirto

Tiga kecamatan yang menerima bantuan ini kata Sukarjan, dinataranya Kecamatan Hiri di Kelurahan Togolobe, Kecamatan  Moti di Kelurahan Tafaga, dan Kecamatan Pulau Ternate yakni kelurahan Jambula

“Jadi dua kecamatan sudah selesai verifikasi, tinggal kecamatan Moti yang akan dilakukan verifikasi terakhir,” ungkap dia.

Menurut dia, setiap kecamatan yang ada itu akan menerima bantuan perumahan ini sebanyak 15 unit.

“Jadi totalnya itu 45 unit, dimana setiap kecamatan 15 unit. Dimana anggaran yang disalurkan dalam bentuk bantuan itu dengan nominal Rp.40 juta lebih per rumah, yang bersumber dari dana sharing APBN dan APBD, dengan jumlah total anggaran Rp.2,4 milyar,” tandasnya.(cim/**)

Berita Terkait