TERNATE – Setelah pelantikan pejabat pimpinan tinggi (JPT) Pratama atau eselon II dilingkup Pemkot Ternate pada Senin (22/8/2022) oleh Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman berdasarkan SK Wali Kota Ternate nomor 821.2/ KEP/ 2757/ 2022 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Ternate, terdapat tiga jabatan yang mengalami kekokosongan dan ditunjuk pelaksana tugas (Plt), akibat pejabatnya di dinonjob.
Ketiga jabatan itu yakni jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang sebelumnya dijabat Nurbaity Radjabessy, kini dinonjob ditempatkan sebagai analis kesehatan pada bidang SDM Kesehatan Dinkes Kota Ternate, kemudian jabatan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ternate yang sebelumnya dijabat Anas, namun Anas kini ditempatkan sebagai pemeriksa teknologi pada Bidang Ahli Media, Promosi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate, serta Kepala Dinas Perhubungan yang sebelumnya dijabat Faruk Albaar, kosong karena kini Faruk dinonjob dan ditempatkan sebagai analis perencanaan dan evaluasi pelaporan pada Sub Bagian Perencanaan Dinas Kebakaran Kota Ternate.
Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Kota Ternate Sity Jawan Lessy mengatakan, untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan ketiga pejabat akibat dinonjob tersebut, Wali Kota Ternate menunjuk tiga nama sebagai pelaksana tugas (Plt), diantaranya M. Taufik Jauhar sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Hasna Hamid yang kini menjabat sebagai Kabid Kesmas di Dinas Kesehatan ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dan Damis Basir yang kini menjabat sebagai Sekretaris Diskomsandi ditunjuk sebagai Plt. Kepala Diskomsandi Kota Ternate.
“Untuk mengisi kekosongan itu pak Wali Kota sudah memerintahkan, untuk dibuatkan SK Plt tiga nama yaitu Pak Damis sebagai Plt. Kadis Kominfo, ibu Hasna sebagai Plt. Kadis Kesehatan dan Taufik Jauhar sebagai Plt. Kadis Perhubungan,” katanya.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

