Walikota Tidore Apresiasi Mahasiswa MBKM Universitas Khairun

Walikota Tidore Kepulauan Capt_ H_ Ali Ibahim,MH memberikan sambutan

TIDORE – Penarikan 173 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Khairun Ternate yang menjalankan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) di Kecamatan Oba, Oba Tengah dan Oba Utara selama 4 bulan lebih, disaksikan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt H. Ali Ibrahim. Kegiatan penarikan ini berlangsung di ruang tunggu pelabuhan Kapal Ferry Galala, Minggu (4/12/2022).

Ali Ibrahim, yang juga selaku Ketua Ikatan Alumni Unkhair Kota Tidore Kepulauan dalam kesempatan tersebut menyampaikan, apresiasi kepada Mahasiswa MBKM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate, serta menyampaikan terima kasih kepada para Kepala Desa, TNI/Polri, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang telah menerima mahasiswa MBKM hingga selesai.

“Kami sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang telah menjalankan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) di daratan oba selama 4 bulan lebih, atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Desa, unsur TNI/Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah menerima adik-adik mahasiswa MBKM dari datang, hingga penarikan,” tutur Ali Ibrahim.

Lanjut, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini berharap, sistem informasi desa berbasis website yang telah dibuat oleh mahasiswa MBKM, kedepannya mampu mendorong dan mendukung inovasi bagi setiap desa, sebagaimana saat ini Kota Tidore Kepulauan telah masuk dalam 10 nominasi desa terbaik, pada pelaksanaan keterbukaan informasi publik dari komisi informasi pusat.

Sementara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Ternate, Muchlis Bailusy dalam kesempatan tersebut mengatakan, kurang lebih 200 mahasiswa MBKM yang ditempatkan di 39 desa dan 2 kelurahan di Kota Tidore Kepulauan, dengan program pertama yaitu pembuatan website desa.

Website ini akan didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk menjadi hak paten milik Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, yang dikelola oleh masing-masing operator desa.

“Untuk wilayah Kota Tidore Kepulauan, kami tempatkan kurang lebih 200 mahasiswa di 39 desa dan 2 kelurahan, dengan program pertama yaitu pembuatan website desa, Alhamdulillah di kisaran 80 hingga 90% dan akan menuju 100%. Konek data dan website sudah mulai rampung, dan setelah ini kami akan mengundang Walikota Tidore dan para kepala desa untuk penyerahan website, yang rencananya kami akan buatkan dalam bentuk hak paten menjadi milik Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” ucap Muchlis.

Muchlis mengatakan, website ini kami sudah presentasikan di 78 universitas dalam Forum Perguruan Tinggi Desa dan di Kementerian Desa yang disaksikan langsung oleh Sekjen Kemendes PDTT, dan sangat diapresiasi oleh Kementerian Desa. Pada 41 lokasi yang menjadi titik MBKM, Website ini dalam dibuat untuk mendukung keterbukaan informasi.

“Jadi semua informasi mengenai desa tersebut dapat diakses melalui website ini, nanti kami serahkan kepada operator desa akan dikelola dengan securitynya  masing-masing, dan sebagai Ketua Alumni Universitas Khairun Kota Tidore Kepulauan, kami sangat mengapresiasi dan mendukung semua program yang dicanangkan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan,” tutup Muchlis. (hms)

Berita Terkait