TERNATE – Tiang penyangga dan susunan papan Pos Pelabuhan speed boat rute Ternate – Sidangoli sudah rusak parah. Pos pelabuhan yang berhadapan langsung dengan Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Malut di kelurahan Gamalama ini, tak lagi kayak digunakan.
Sekilas terlihat petugas tak lagi beraktivitas di pos tersebut, alasan keselamatan, mereka memilih beraktivitas di pelataran trotoar pos pelabuhan.
Darwin seorang motoris speed boat mengaku, kerusakan pos pelabuhan ini sudah terjadi sekitar enam bulan. Namun tidak ada perhatian dari pihak terkait. Meski begitu, para motoris berinisiatif secara swadaya patungan dengan satu unit speed boat sebesar Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.
“Kami swadaya, jadi uang yang kita kumpul ini untuk mengadakan bahan bangunan, semen besi untuk dibangun kembali,” kata Darwin.
Darwin mengatakan, jumlah speed boat yang beraktivitas di pelabuhan setempat sebanyak 75 unit, sehingga pada saat para motoris ini balik dari daerah tujuan berinisiatif untuk memberikan uang swadaya.
“Jadi setelah balik dari antar penumpang, kita buka untuk pelabuhan punya, semua speed kasih. Kita bangun dengan swadaya, tak hanya pada post, tapi pelabuhan itu juga sebelumnya alami kerusakan dan itu kita yang perbaiki, jadi kita cor tiang sendiri, tanam tiang juga dari kita sendiri,” ucapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya pelabuhan ini sudah tidak diizinkan, karena harus pindah di pelabuhan speed di Kelurahan Mangga Dua. Namun para motoris menolak.
“Kalau kita pindah di pelabuhan semut, maka kasihan juga para pedagang yang dari sidangoli, karena biaya transportasi dari Dufa Dufa atau dari Mangga Dua akan keluar biaya juga besar, kalau disini kan dekat jadi sudah tidak lagi dengan biaya transportasi,” tandasnya. (nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

