DARUBA – Kabupaten Pulau Morotai diguncang gempa berkekuatan 7,1 magnitudo, Rabu (18/1/2023), tepat pukul 15.05 WIT.
Kekuatan gempa ini cukup kuat dirasakan di wilayah Kota Daruba, sampai membuat warga panik hingga berlarian ke luar rumah walau ditengah hujan deras.
Kepanikan juga dirasakan para pegawai kantor Bupati Pulau Morotai. Pantauan Fajar Malut, ada sejumlah pegawai bahkan keluar dari jendela kantor untuk menyelamatkan diri.
Sementara di pintu depan lobi dan pintu samping kantor Bupati, puluhan pegawai terlihat berdesakan berlari keluar gedung.
“Ya Allah, gempa kuat sekali,” kata salah satu ASN. Menurut para pegawai, hal yang dibuat panik adalah saat terjadi guncangan, terdengar suara gemuruh di atap gedung.
“Babunyi pe kaut atas gedung,” ungkap mereka. Selain itu, hal yang menakutkan bagi para pegawai Kantor Bupati, mereka mengaku ragu dengan konstruksi gedung kantor Bupati Morotai karena dindingnya yang sudah banyak retak.
“Kantor ini dari awal tong maso disini tong so ragu, me dinding gedung retak samua, jadi kalau gempa begini berbahaya,” kata salah satu pegawai.
Namun, guncangan gempa tak berlangsung lama, dan para pegawai pun langsung kembali ke ruang kerjanya masing-masing. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

