Lantik Puluhan Pejabat, Ini Yang Diingatkan Wali Kota Ternate

TERNATE Pada Jumat (10/2/2023) siang tadi, sebanyak 37 orang dilantik pada jabatan administrator dan fungsional. Pelantikan yang dipusatkan diaula Kantor Wali Kota itu dipimpin langsung Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman.

Pejabat yang dilantik terdiri dari 5 eselon III dan 7 eselon IV dan 3 orang nonjob sesuai dengan SK Wali Kota nomor: 821.2/KEP/1083/2023.

Selain itu terdapat 25 jabatan fungsional revisi hasil penyetaraan juga ikut dilantik sesuai SK Wali Kota nomor:  821.2/KEP/1084/2023 serta Surat Menteri Dalam Negeri Nomor :100.2.2.6/9639/OTDA tanggal 30 Desember 2022.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan,  pelantikan ini menjadi momentum semangat baru dalam menata aktivitas Pemerintahan Kota Ternate kearah yang lebih baik.

“Jabatan ini adalah amanah untuk menjamin akuntabilitas seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan kegiatannya dilakukan secara efektif dan efisien sesuai dengan standarnya. Karena itu saya berharap dedikasi yang nyata,” ungkapnya.

Menurutnya, pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas ini dilakukan untuk pengisian jabatan kosong, sehingga penyegaran, pembenahan dan pemantapan organisasi dapat dilakukan, dalam rangka untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik, terutama dalam kaitannya dengan kegiatan prioritas pembangunan.

“Untuk Pejabat Fungsional, Jabatan
Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan  pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 100.2.2.6/9639/OTDA tanggal 30 Desember 2022 hal ini disebabkan karena adanyaperubahan nomenklatur jabatan fungsional pada beberapa nama jabatan,” jelasnya.

Wali Kota berharap, dengan pelantikan tersebut akan semakin membangun motivasi kepada mereka yang telah dilantik sebagai aparatur yang penuh gagasan, dedikasi, kreatif dan penuh inovasi.

Untuk itu, pemerintahan sebagai fungsi pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan, menurut dia, harus mampu diemban dengan baik dan mengikuti dinamika yang terus berkembang tersebut. 

“Kita harus melayani, bukan dilayani. Mari kita ubah mindset primordial menjadi pola pikir yang modern dan berkelanjutan,” tegasnya.(cim)

Berita Terkait